Thursday, 7 May, 2026

Bonus Atlet Tarakan Sudah Disalurkan

TARAKAN – Sekitar 500 orang terdiri dari atlet, manajer, pelatih, official dan mekanik di Tarakan, dipastikan telah menerima bonus atas raihan medali pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) I Kaltara tahun lalu.

Secara simbolis, Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan membagikan bonus tersebut dihadapan pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Tarakan, Kamis (16/11). Diketahui atlet per orangan peraih medali emas diberikan bonus Rp 3,5 juta, peraih perak Rp 2,5 juta dan perunggu Rp 2 juta.

Sementara atlet beregu ganda yang meraih medali emas diberikan penghargaan berupa uang tunai Rp 6 juta, perak Rp 4 juta dan perunggu Rp 3 juta. Sementara bonus emas beregu besar mendapat uang Rp 40 juta.

“Secara simbolis kami membagikan bonus atlet para peraih medali di Porprov. Totalnya sekitar Rp 2 miliar,” sebut Wali Kota Tarakan, Khairul.

Ia menjelaskan, realisasi penyaluran bonus atlet peraih medali di Porprov bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P). Selanjutnya bisa dicairkan pada Oktober 2023.

“Karena memang di anggaran murni, kami tidak tahu berapa yang mau kami cairkan. Lagipula kita belum tahu dapat berapa medali. Karena waktu Porprov I Kaltara itu kan dimulai Desember 2022. Kita sudah pengesahan APBD tahun 2024, engga mungkin diubah lagi. Makanya tidak masuk di anggaran murni, kami masukan di anggaran perubahan,” jelasnya.

Sehingga belum lama ini, pihaknya baru selesai membahas penyaluran bonus atlet. Sementara itu kendala lain, penyaluran bonus atlet harus melalui rekening bank yang bersangkutan.

“Tidak boleh dikasih uang cash. Jadi ada beberapa sebelumnya yang belum menyetorkan nomor rekening. Daripada menunggu yang belum menyetor, saya suruh bagi saja. Tapi semua sudah menyetorkan nomor rekening,” ungkapnya.

Pihaknya juga memaklumi, keluhan atlet yang menunggu lama penyaluran bonus. Pihaknya sudah mendesak Dinas Kebudayan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata Kota Tarakan untuk segera membagikan bonus atlet.

Pihaknya berharap, atlet yang sudah menerima bonus bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin. Meski bonus tidak sebanyak daerah lain, ia berharap atlet bisa terus membawa nama Kota Tarakan.

“Membela daerah bukan hanya persoalan uang. Tapi kepuasan dan kebanggaan sebagai orang asli Tarakan. Kami tidak bisa maksa. Kalau uangnya banyak, kami kasih bonus banyak,” tegasnya. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru