TIDENG PALE – Bupati KTT Ibrahim Ali lakukan launching proyek perubahan peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) II Angkatan XIV, di Pendopo Djaparudin, Senin (24/10) lalu.
Terdapat dua proyek perubahan yang dilaunching, meliputi proper Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) KTT Uus Rusmanda dan Kepala Satpol PP KTT Agus Bahtiar.
Bupati pun mengapresiasi launching proper Diskominfo dan Satpol PP tersebut. Dengan harapan proper PKN II semakin meningkatkan optimalisasi peningkatan pelayanan publik. Pelatihan kepemimpinan nasional tingkat II merupakan pelatihan struktural kepemimpinan pratama, diikuti oleh PNS yang menduduki JPT Pratama.
“Adapun kompetensi yang dikembangkan dalam PKN tingkat II ini, berupa kompetensi kepemimpinan strategis. Yakni kompetensi manajerial peserta untuk menjamin akuntabilitas jabatan,” jelas Ibrahim.
Dengan disusunnya rumusan alternatif kebijakan akan memberikan solusi. Termasuk tercapainya hasil kerja unit selaras dengan tujuan organisasi. Serta terwujudnya kapabilitas unit kerja, untuk mencapai outcome organisasi.
Ibrahim mengingkatkan, proper tidak hanya sebagai teori. Tapi juga harus diimplementasikan, untuk membangun KTT lebih baik. Dengan proper Satpol PP KTT diharapkan tim terpadu, dalam penegakan Peraturan Daerah (Perda) dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) lebih baik lagi.
“Tim ini terdiri dari beberapa OPD yang ada kaitannya dengan PAD. Sumber PAD banyak, seperti retribusi pasar dan lainnya,” ungkapnya.
Di Diskominfo, proper tersebut sudah mulai diimplementasi. Di jangka menengah pada November mendatang akan diuji coba. Tahap selanjutnya pembuatan aplikasi sebelum diterapkan tahun depan.
“Tentu sistem ini memerlukan sosialisasi, bimtek bagi admin–admin di setiap OPD. Sehingga membutuhkan waktu untuk diterapkan,” tuturnya.
Apabila ini diterapkan, akan memudahkan seluruh rangkaian birokrasi pemerintah menjadi lebih cepat, mudah, dan transparan. “Ini harus dilakukan di era digitalisasi seperti saat ini. Kita tidak bisa lagi mengandalkan birokrasi konvensional. Terpenting pelayanan setiap OPD, utamanya menyangkut pelayanan untuk masyarakat harus lebih baik lagi,” harapnya. (kn-2)


