TANJUNG SELOR – Bupati Bulungan Syarwani menyikapi naiknya harga sejumlah kebutuhan pokok, terutama beras. Sehingga, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan berupaya menjaga stok kebutuhan pokok guna mengantisipasi lonjakan harga.
Dalam menstabilkan harga, menurut bupati, hal terpenting menjaga suplai dan demand. Apalagi menjelang bulan Ramadan 1445 Hijriah dan Hari Raya Idulfitri. Mengingat, permintaan masyarakat akan kebutuhan pokok cukup tinggi.
“Paling utama bagaimana kita bisa menjaga suplai dan demand. Termasuk kita memastikan memastikan 9 bahan pokok. Jangan sampai ada kelangkaan kebutuhan pokok,” terang bupati, Senin (26/2) lalu.
Dia juga mengatakan, jika terjadi kelangkaan stok di masyarakat. Maka berpotensi menyebabkan kenaikan harga dan berdampak pada inflasi daerah. Untuk menjaga ketersediaan stok yang cukup, Bupati Syarwani menilai perlu kerja sama seluruh pihak. Termasuk perwakilan kementerian dan lembaga yang ada di Bulungan.
Bupati pun telah meminta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) untuk terus mengawal ketersediaan pangan. Bahkan, Pemkab Bulungan telah menggelar forum bersama TPID Bulungan untuk mempersiapkan stok kebutuhan pokok jelang bulan Ramadan dan Hari Raya Idulfitri.
Apabila stok terpenuhi, diharapkan masyarakat mudah mendapatkannya. Di sisi lain, Pemkab Bulungan mendorong percepatan realisasi APBD 2024 agar perputaran ekonomi di Kabupaten Bulungan berjalan dengan baik.
Sementara itu, Rektor Universitas Kalimantan Utara Dr Didi Adriansyah memberikan catatan terhadap penurunan produksi beras lokal. Pemkab perlu menelusuri faktor penyebab, baik soal alih fungsi lahan, pergeseran tenaga kerja ke sektor lain dan faktor lainnya.
“Tantangannya, bagaimana ke depan Bulungan bersiap menghadapi krisis pangan. Terutama di tengah meningkatnya jumlah penduduk dengan kehadiran investasi. Lonjakan penduduk akan bertambah, otomatis kebutuhan pangan meningkat, ini harus disiapkan,” ungkapnya.
Menurut dia, pangan tidak hanya beras. Komoditas lain juga harus dipikirkan. Sudah harus ada strategi yang dijalankan secara berkelanjutan. (kn-2)


