Sunday, 26 April, 2026

Capaian Vaksin Anak di Tarakan sudah 80 Persen

TARAKAN – Data vaksinasi anak per 10 Februari, dari target sekitar 25 ribu anak sudah terealisasi 20.179 anak. Artinya, sekitar 80 persen anak mendapatkan vaksin yang sudah tercapai hingga Kamis lalu (10/2) pukul 18.00 Wita.

“Kita target sampai habis dan selesai. Target kita semua anak-anak harus tervaksinasi. Kalau bisa seluruh orang Tarakan mendapatkan vaksin. Kemungkinan Tarakan bisa lebih 100 persen, karena daerah kita merupakan transit,” jelas Wali Kota Tarakan Khairul saat ditemui di kegiatan vaksinasi anak, kemarin (11/2).

Berdasarkan data yang didapat, ada beberapa orang yang bukan penduduk Tarakan. Namun sudah memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) untuk mendapatkan vaksin di Tarakan. Secara keseluruhan, saat ini dari jumlah penduduk Tarakan sudah sekitar 95 persen mendapatkan vaksin. Pelaksanaan vaksinasi, kata Khairul, akan terus dilakukan hingga tidak ada sama sekali warga yang belum mendapatkan vaksin.

“Kalau dalam teori, sudah di atas 80 persen sebenarnya herd immunity tercapai. Alhamdulillah mesti ada kasus, tapi rata-rata ringan. Saya cek sampai kemarin sore cuma satu yang dirawat, selebihnya isolasi mandiri,” jelasnya.

Hal ini menunjukkan vaksinasi memang tidak melindungi orang dari terpapar vaksin. Namun, meskipun terpapar gejala yang ditimbulkan lebih ringan. Dari kasus yang ada di Tarakan sejak gelombang kedua berakhir tahun lalu, belum ada pasien Covid-19 yang meninggal.

Dalam kegiatan vaksinasi yang dilakukan Polda Kaltara, selama tiga hari berturut-turut dengan target 200 ribu anak. “Vaksinasi anak ini akan berlangsung terus, sampai 100 persen anak di Tarakan tercapai,” harapnya.

Vaksinator yang diturunkan tidak hanya dari Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kaltara. Tetapi juga dibantu tenaga kesehatan Polkes Polres Tarakan dan Dinas Kesehatan Tarakan. Secara keseluruhan, ia menargetkan sekitar 1.200 anak di Kaltara.

“Sampai saat ini Tarakan dan Kaltara bahkan untuk tingkat konfirmasi positif Covid-19 masih biasa saja, tidak setinggi di wilayah lain dan tidak ada Omicron,” pungkasnya. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru