TARAKAN – Sebanyak 17 sepeda motor diamankan tim Patroli Motor (Patmor) Perintis Satuan Samapta Polres Tarakan di Jalan Pulau Sumatera, Kelurahan Pamusian atau tepat di depan Stadion Datu Adil Tarakan, sekitar pukul 02.30 Wita, Minggu (3/3).
Pemuda yang turut diamankan, diduga akan melakukan balapan liar. Kapolres Tarakan AKBP Ronaldo Maradona T.P.P Siregar melalui Kasat Samapta Iptu Muhammad Imran Tawainella mengatakan, aksi balap liar yang dibubarkan tim Patmor Perintis dilakukan setelah adanya laporan dari masyarakat.
“Mereka itu kumpul-kumpul depan stadion. Mereka tunggu jalanan lenggang, makanya sampai jam 2 atau jam 3 dinihari,” katanya, Senin (4/3).
Setelah mendapatkan laporan dari masyarakat, tim Patmor Perintis yang saat itu masih berpatroli di sekitar Taman Berkampung, langsung menuju ke depan Stadion Datu Adil. Setelah didatangi, ternyata benar ada sekelompok remaja beserta sepeda motor diduga akan melakukan balapan liar.
“Mereka ini rata-rata masih bersekolah dan banyak yang SMP. Namun memang hampir semua anak di bawah umur,” ungkapnya.
Para remaja tersebut langsung dibawa ke Mako Polres Tarakan, guna pendataan lebih lanjut. Kemudian para remaja langsung diberikan pembinaan. Sepeda motor yang digunakan para remaja juga diamankan dan diserahkan ke Satuan Lalu Lintas (Satlantas) untuk penindakan lebih lanjut.
Setelah dilakukan pembinaan, pihaknya juga memanggil para orangtua. “Ada orangtua yang datang dan kami sampaikan kepada orangtua tersebut. Kenapa anaknya dibebaskan sampai jam 2 pagi. Alasan dari orangtua kalau mereka sudah kasih tahu dan anak-anaknya terpengaruh dari teman-temannya,” ungkapnya.
Saat diamankan, terhadap sekelompok remaja tersebut sempat dilakukan pengeledahan badan. Namun tidak ada barang mencurigakan yang ditemukan oleh petugas. Pihaknya akan lebih mengantisipasi kenakalam remaja, apalagi menjelang bulan Ramadan.
Untuk itu, pihaknya akan meningkatkan patroli khsusus selama di bulan Ramadan. “Mungkin waktunya nanti akan kami ubah. Kalau sekarang rutin kami patroli 5 kali sehari,” sebutnya. (kn-2)


