TANJUNG SELOR – DPRD Kaltara mendukung penuh Gerakan Nasional (Gernas) Bangga Buatan Indonesia/Produk Dalam Negeri (Gernas BBI/PDN) dan Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI).
Ditemui usai melihat pelaksanaan Gernas BBI/PDN dan BBWI, Ketua DPRD Kaltara Albertus Stefanus Marianus menerangkan, kehadiran seluruh pihak menjadi upaya bersama meningkatkan perekonomian di Kaltara. Bukan hanya itu, juga mendukung produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kaltara agar dapat berkembang.
“Kita sangat mendukung apa yang dilakuan pemerintah. Termasuk apa yang menjadi kewenangan kami di DPRD. Di mana dilakukan penguatan pada BBI dan BBWI,” terangnya, Minggu (21/5).
Diharapkan, dengan adanya kegiatan tersebut dapat mengembalikan dan memulihkan ekonomi masyarakat Kaltara secara keseluruhan. Terlebih lagi, beberapa tahun terakhir, perekonomian khususnya di Kaltara perlu perhatian. Adanya Covid-19 dalam kurun waktu dua tahun lalu, sempat memperburuk perekonomian di Indonesia, termasuk Provinsi Kaltara.
“Diharapkan ada peningkatan yang signifikan pada perekonomian Kaltara pasca Covid-19,” harapnya.
Dari sisi regulasi, menurut dia, meski terdapat sejumlah regulasi mengenai produk lokal dan pemulihan ekonomi. Di Kaltara regulasinya justru belum maksimal. DPRD Kaltara bersama pemerintah daerah akan membahas hal tersebut. Sebab saat ini, seiring perkembangan teknologi, maka dengan sangat gampang mempromosikan produk lokal.
Untuk itu, harus ada regulasi yang bisa menjadi tolak ukur dalam pemanfaatan teknologi dalam mendukung BBI dan BBWI ini. “Kita perlu menelaah lebih dalam, untuk mengkaji regulasi yang ada. Ke depan akan ada kebijakan dalam bentuk peraturan daerah,” ujarnya. (adv)


