Thursday, 28 May, 2026

Ekonomi Kaltara Tumbuh 4,94 Persen

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltara melakukan rapat sekaligus rilis perekonomian Kaltara.

Sesuai data BPS Kaltara, perekonomian di Provinsi Kaltara tahun lalu yang diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp 147,28 triliun dan PDRB per kapita Rp 201,75 juta. Kepala BPS Kaltara Mas’ud Rifai mengatakan, ekonomi Kaltara tahun 2023 tumbuh 4,94 persen.

Dari sisi produksi, pertumbuhan didorong semua kategori lapangan usaha. Di mana yang tertinggi dicapai lapangan usaha pengadaan listrik dan gas sebesar 18,58 persen. Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Pengeluaran Konsumsi Lembaga Non Profit Rumah Tangga (PK-LNPRT) 9,99 persen.

“Ekonomi Kaltara triwulan IV-2023 terhadap triwulan IV-2022 mengalami pertumbuhan 4,61 persen (y-on-y). Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh lapangan usaha pengadaan listrik dan gas dengan 21,02 persen. Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi dicapai PK-LNPRT sebesar 17,22 persen,” terangnya, Senin (5/2) lalu.

Ekonomi Kaltara pada triwulan IV-2023 terhadap triwulan III-2023, alami pertumbuhan 2,41 persen (q-to-q). Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinegi terjadi pada lapangan usaha administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib sebesar 9,56 persen. Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi dicapai pengeluaran konsumsi pemerintah dengan besaran 14,21 persen.

“Secara spasial, struktur ekonomi wilayah Pulau Kalimantan selama tahun 2023 masih didominasi oleh Provinsi Kalimantan Timur 48,38 persen dan yang paling kecil Provinsi Kalimantan Utara 8,45 persen,” sebutnya.

Kinerja ekonomi Provinsi Kalimantan Timur tercatat memiliki pertumbuhan tertinggi 6,22 persen. Sementara Provinsi Kalimantan Utara menempati posisi kedua, dengan pertumbuhan sebesar 4,94 persen (c-to-c).

Sementara itu, Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara Suriansyah mengatakan, setelah BPS membeberkan data perekonomian Kaltara. Maka akan ada rapat lanjutan, untuk membedah dan mengoreksi target perekonomian Kaltara.

“Akan dilaksanakan bedah bersama stakeholder terkait. Dari sekian banyak komponen yang ada, akan dibedah satu persatu,” ungkapnya.

Ada banyak yang menjadi faktor, sehingga pertumbuhan ekonomi Kaltara berada di 4,94 persen. Diantaranya seperti kondisi konsumsi masyarakat dan pemakaian rumah tangga. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru