TANJUNG SELOR – Jelang akhir tahun, evaluasi terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara dilakukan.
Wakil Gubernur Kaltara Yansen Tipa Padan melakukan monitoring terhadap kinerja ASN. Pantauan media ini, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di Gedung Gabungan Dinas disambangi Wakil Gubernur.
Menurut Yansen, salah satu yang menjadi tanggung jawab mengenai pengawasan dan monitoring terhadap penyelengaraan pemerintahan.
“Hubungan dengan pegawai, bagaimana akselerasi tugas pembangunan di pemerintahan bisa berjalan dengan baik,” ujar Yansen, Selasa (13/12).
Dalam mengelola pemerintahan dan pelayanan yang baik, perlu ditentukan disiplin pegawai. Itu juga yang menunjang pelayanan di pemerintahan. Mengenai disiplin pegawai bukan hal yang sederhana. Sebab sering ditemukan sejumlah hal yang tidak sesuai dengan ekspektasi.
“Saya melihat bagaimana dinamika yang ada dalam instansi pemerintah. Bagaimana capaian setiap tahun. Setelah melihat itu, memang ada yang perlu dibenahi,” ungkapnya.
Menurut dia, kantor tidak boleh dijadikan tempat tinggal atau rumah. Khususnya kantor pemerintahan yang merupakan pelaksana pelayanan bagi masyarakat. Ia menilai, pegawai disiplin dengan gambaran kualitas kerja atau tidak sama sekali. Untuk itu perlu diperjelas target serta situasi kantornya.
“Saya lihat, pegawai yang ada rata-rata hanya bekerja saja, tanpa berpikir kreatif atau berinisiatif. Padahal, mereka harus meningkatkan mutu dan kualitas pelayanan. Ini yang harus dibenahi di 2023,” tegasnya.
OPD di lingkup Pemprov Kaltara harus menjadi tempat tumbuh kembangnya inovasi dan menghasilkan pegawai yang inovatif. Setiap ASN Pemprov Kaltara, diminta untuk dapat bekerja dengan maksimal dan profesional.
“Kantor itu harus dijadikan sebagai tempat bekerja dengan kerja-kerja yang berkualitas. Karena sikap dan perilaku pegawai ini yang menentukan akselerasi pembangunan dan pelayanan masyarakat,” tutur Wagub. (kn-2)


