Thursday, 28 May, 2026

Gubernur Beri Motivasi Warga Binaan

TARAKAN – Warga binaan tetap semangat dan aplikasikan pelatihan dan dibimbingan di Lapas Kelas IIA Tarakan. Diungkapkan Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Drs H Zainal Arifin Paliwang, S.H., M.Hum ketika mengunjungi Lapas Kelas IIA Tarakan, Jumat (26/1) lalu.

Dalam kunjungan tersebut gubernur selain bersilahturahmi, juga ikut melakukan ibadah salat Jumat bersama Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Gubernur mengungkapkan tujuan mengunjungi lapas selain bersilahturahmi, memberikan motivasi kepada warga binaan.

“Saya melihat lapas di sini cukup bagus, karena para penghuni diberi pelatihan dan keterampilan,” ujarnya.

Gubernur meminta pengurus lapas untuk terus memberikan bimbingan dan pelatihan kepada warga binaan tersebut. Tambahnya, dengan pemberian pelatihan ketika WBP sudah selesai menjalani pidananya, akan dapat membantu ketika berada bermasyarakat.

Untuk menumbuhkan semangat motivasi, gubernur didampingi Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kaltara Dr. Bustan, SE., M.Si., ikut bermain futsal kepada WBP.

“Pesan saya supaya di dalam lapas ini berkelakuan baik. Ketika keluar supaya bisa menjalankan apa yang dilakukan di sini sebagai bekal mereka, terbebas dari pidananya,” pesannya.

Saat ini, jumlah warga binaan Lapas Kelas IIA Tarakan mencapai 1.400 nara pidana. Mereka pun mengikuti pemeriksaan kesehatan dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr H Jusuf SK.

Gubernur mengatakan, segera membuat Memorandum of Understanding (MoU) terkait pelayanan kesehatan. “Terkait pelayanan kesehatan kita nanti akan ada MoU dengan Lapas Kelas IIA Tarakan,” ucapnya.

Menindaklanjuti dengan adanya perjanjian kerja sama dengan RSUD, nantinya Lapas Kelas IIA Tarakan memberikan satu ruangan untuk penanganan yang sakit. Untuk diketahui, selama ini apabila terdapat kendala penanganan kesehatan bagi WBP yang sakit. Maka akan dirujuk ke rumah sakit. Jumlah petugas Lapas yang terbatas ini menjadi kendala dalam mendampingi WBP. Karena itu, gubernur memastikan kesehatan para WBP tetap terjaga. Caranya dengan memberikan pelayanan kesehatan secara optimal.

“Saat ini kita mulai melakukan pelayanan pemeriksaan kesehatan bagi warga lapas,” pungkasnya. (dkisp)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru