Wednesday, 29 April, 2026

Hanya Karena Persoalan Ini, Berbuntut Penganiayaan…

TARAKAN – Pria berinisial AS warga Jalan Kepiting, Kelurahan Juata Laut akhirnya dijemput polisi di rumahnya, pada Kamis lalu (26/5).

Pria berusia 46 tahun tersebut diduga melakukan penganiayaan terhadap korban berinisial AL, pada 27 Februari lalu. AS pun diproses dengan Pasal 351 ayat (1) KUHPidana dan langsung resmi menjadi penghuni Rumah Tahanan (Rutan) Polsek Tarakan Utara.

Kapolres Tarakan AKBP Taufik Nurmandia melalui Kapolsek Tarakan Utara AKP Kistaya mengatakan, penganiayaan dua orang yang sama-sama warga Kelurahan Juata Laut ini berawal dari permasalahan kepiting. “Anak tersangka ini bekerja dengan korban untuk mencari kepiting menggunakan alat tangkap ambau. Waktu kejadian, anak AS tak bekerja lagi sama korban. Jadi cari kepiting sendiri,” terangnya, Jumat (27/5).

Korban ternyata tidak terima jika anak tersangka berhenti bekerja. Hingga terjadi cekcok mulut. Anak tersangka berinisial AN berteriak memanggil bapaknya dan mengatakan sudah ditikam oleh AL. AS yang mendengar teriakan anaknya ditikam langsung mendatangi AL.

Kejadian sekira pukul 21.30 Wita di Jalan Kepiting, Kelurahan Juata Laut ini pun lantas membuat AS menganiaya AL menggunakan sepotong kayu bulat. Dengan panjang kurang lebih 70 sentimeter. Korban pun tersungkur dan melaporkan AS ke Polsek Tarakan Utara.

“Korban ini tidak terima anak tersangka berhenti kerja, malah mencari kepiting sendiri. Makanya AL marah. Tersangka pun tak terima anaknya ditikam, jadi menganiaya AL menggunakan kayu mengenai kepala korban. AS juga takut anaknya mati. Korban sempat dirawat di rumah sakit. Kayunya kami sudah sita,” ungkapnya.

Setelah dilaporkan ke polisi, pencarian terhadap AS terus dilakukan. Namun, AS kerap pergi dari rumah, sehingga sulit dilakukan penangkapan. Menurut keterangan warga, usai melakukan pemukulan terhadap AL, AS berlari ke salah satu rumah warga untuk menyelamatkan diri. Sementara korban mengalami luka di bagian sebelah kiri kepala.

“Bagian kepala yang dipukul AS sampai robek. Waktu kami amankan juga AS langsung mengakui perbuatannya,” tutupnya. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru