TANJUNG SELOR – Daerah Aliran Sungai (DAS) Kayan perlu dijaga, jika tidak akan berdampak pada kebersihan air dan menimbulkan banjir.
Menjaga kondisi DAS tersebut, komunitas sosial, peduli perempuan, hingga lingkungan, pada Minggu (30/7) melakukan aksi sosial dengan memungut sampah di Tepian Sungai Kayan.
Koordinator Kegiatan Hajarirawan mengatakan, ada sekitar 16 komunitas bergabung dan melakukan aksi sosial bersama. Untuk menjaga DAS Kayan dengan tidak membuang sampah sembarangan.
“Sungai Kayan sebagai sumber dari kehidupan manusia dan ekosistem di dalamnya. Ya, kami dari komunitas mengajak masyarakat sadar akan keberadaan dan manfaat Sungai Kayan,” ujar Hajarirawan.
Dengan aksi peduli yang dilakukan, beharap sudah tidak ada lagi sampah plastik tertinggal atau ditinggalkan di sepanjang siring (Tepian Sungai Kayan). “Harusnya membuang ke tempat sampah yang disediakan. Kami berharap pemerintah daerah bisa menambah jumlah tong sampah di setiap tempat-tempat umum atau sepanjang siring. Agar tidak kesulitan ketika masyarakat mencari tempat sampah,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Bulungan Septi Ding mengaku, menjaga kebersihan DAS sangat perlu dilakukan.
“Kita, harus peduli kebersihan sungai. khususnya tepian Sungai Kayan yang saat ini menjadi lokasi Tebu Kayan setiap akhir pekan,” singkatnya. (kn-2)


