Thursday, 23 April, 2026

Jari Tangan Dicelupkan Tinta

HAL unik dari antrean panjang untuk mendapatkan minyak goreng. Warga yang telah membeli diwajibkan untuk mencelupkan jari tangan ke tinta yang sudah disiapkan.

Dengan mencelupkan jari tangan, seperti dalam pelaksanaan Pilkada. Langkah tersebut bertujuan, agar tidak ada pembelian yang hingga dobel atau dua kali. Mengingat kuota terbatas, jadi satu konsumen hanya diperbolehkan beli satu liter. Seperti ditemukan pada salah satu pusat perbelanjaan di Tanjung Selor.

Diperkirakan puluhan warga berbondong-bondong, hanya untuk mendapatkan minyak goreng. Bahkan ada yang telah rela antre sejak pagi hari, sekitar pukul 08.00 Wita. Padahal, minyak goreng baru dikeluarkan ke kasir sekitar pukul 10.48 Wita.

Setelah ada pembahasan teknis, antara pemilik toko dan pegawai dari Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (KUKMPP) Bulungan. Baru dikeluarkan minyak goreng, namun jumlahnya masih dibatasi sekitar puluhan dus. Dari kuota yang disalurkan sebanyak 500 dus.

Untuk memastikan pembelian berjalan lancar. Petugas kepolisian dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dikerahkan ke pusat perbelanjaan. Salah seorang ibu rumah tangga Vidi yang ditemui usai antre panjang mengakui, minyak goreng yang dibeli satu liter hanya bisa bertahan dua hari. Untuk mendapatkan satu liter minyak goreng sangat kesulitan.

Alhamdulillah, hari ini (kemarin, Red) sudah dapat meski hanya satu liter. Kebutuhan minyak goreng ini sangat dibutuhkan,” ucap perempuan berhijab itu, Rabu (9/3).

Dia akui, sudah dua hari tidak menggoreng ikan. Karena mau digoreng tapi minyak goreng habis. Jikapun ada minyak goreng, harganya cukup mahal. Bagi Vidi, penerapan tinta pada jari tangan usai membeli tidak menjadi soal. Asalkan bisa memenuhi kebutuhan masyarakat. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru