Tuesday, 21 April, 2026

Kasus Dugaan Penipuan Tiket Konser Musik

TARAKAN – Kasus dugaan penipuan tiket konser musik masih terus diselidiki pihak kepolisian. Dari satu laporan yang masuk, korban mengalami kerugian Rp 7 juta.

“Sejauh ini kami telah memeriksa beberapa saksi dari pelaporan, dengan kerugian yang ditanggung korban sebesar Rp 7 juta. Harus kami dalami dulu untuk peran-perannya,” tegas Kapolres Tarakan AKBP Ronaldo Maradona T.P.P Siregar melalui Kasat Reskrim AKP Randhya Saktika Putra, Rabu (19/7).

Sekitar 5 orang panitia sudah diperiksa penyidik Satreskrim Polres Tarakan. Sementara untuk ketua panitia penyelenggara konser musik dan yang melakukan penipuan, diduga tidak berada di Kota Tarakan. Namun pihaknya terus berupaya untuk melakukan identifikasi terhadap ketua panitia penyelenggara konser.

“Kami periksa dulu terhadap saksi-saksi yang ada di Tarakan. Kalau ketua penyelenggaranya kami pasti lakukan langkah identifikasi, masih kami lakukan penyelidikan,” katanya.

Disinggung soal persangkaan tindak pidana, sejauh ini belum dapat dilakukan oleh kepolisian. Lantaran masih harus memeriksa saksi serta mengumpulkan barang bukti dari pelaporan tersebut. Sampai saat ini belum terdapat pelapor baru dari kejadian ini. “Pelapor baru belum ada. Informasinya ketua penyelenggaranya tidak di Tarakan,” imbuhnya.

Dari informasi yang didapat, penjualan tiket konser musik artis nasional ini sebelumnya telah habis terjual sebanyak 1.700 tiket. Adapun dari tiket yang terjual ini terdapat dua jenis, yakni fest A dan B yang dijual dengan harga bervariatif. Tak hanya saksi dari panitia penyelenggara, saat pelaporan telah terdapat 7 saksi, berasal dari korban yang dirugikan.

Seperti yang dialami Mega. Ia menyebut EO tersebut sempat menjanjikan untuk mengembalikan uang pembelian tiket konser yang batal. Tetapi, hingga saat ini Mega tak kunjung diberikan kepastian dan oknum EO diduga sengaja menghilang. “Syaratnya ribet. KTP, NIK juga. Tak seribet pas beli. Kemarin kami mencoba hubungi, sudah juga sempat pasang status di sosial media. Kami langsung ke akunnya menghubungi. Tapi tidak aktif,” ungkapnya.

Mega bersama kedua orang temannya menyebut, telah membeli beberapa lembar tiket dengan total kisaran Rp 2 juta. Dari penjualan tiket inipun untuk jenis tiket Fest B dijual dengan harga Rp 100 ribu, Rp 145 ribu dan Rp 175 ribu. Sementara untuk tiket Fest A dijual dengan harga Rp 125 ribu, Rp 165 ribu dan Rp 200 ribu.

“Ya saya beli beberapa lembar tiket totalnya sekitar Rp 700 ribu. Kalau teman-teman saya ini beda-beda lagi. Karena ada dua jenis tiket kan yang dijual,” ungkapnya. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru