Friday, 22 May, 2026

Kebakaran Menelan 4 Korban Jiwa

TANJUNG SELOR – Kebakaran yang menghanguskan tiga bangunan rumah dan cafe di Simpang Tambang Jalan Poros Kaltara RT 03, Desa Paru Abang, Kecamatan Sekatak, Kabupaten Bulungan, pada Rabu (14/6), sekitar pukul 23.00 Wita, menelan empat korban jiwa.

Keempat korban tersebut masing-masing bernama Herlina (43), Cindy (22), Muhammad Riski (12) dan Muhammad Rival (11). Berdasarkan keterangan saksi Iwan Alimudin, sekitar pukul 23.00 Wita sedang berada di depan cafe miliknya bersama pekerja cafe. Kemudian lampu di cafe tersebut padam dan istrinya menanyakan kenapa lampu mati.

Saksi pun ke belakang rumahnya dan melihat api berasal dari lantai bawah rumah miliknya. Saksi masuk ke rumahnya untuk membangunkan 2 anaknya yang tidur di lantai atas. Selangkah kemudian, saksi mencoba membuka pintu kamar. Akan tetapi pintu terkunci dari dalam dan mencoba menendang pintu tersebut. Namun tidak terbuka.

Saksi sempat melihat istrinya ikut naik ke atas. Tapi, saksi terjatuh dari tangga lantai atas dan mencoba keluar serta memanjat ke kamar anak-anak di lantai atas melalui rumah profil air. Namun saksi kembali terjatuh dan mencoba masuk untuk mengeluarkan anak dan istrinya. Akan tetapi, ditahan oleh warga yang ada di lokasi kebakaran karena api sudah membesar.

“Saat ini kasusnya tengah dalam penyelidikan Polsek Sekatak,” jelas Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bulungan Rafidin, Kamis (15/6).

Menurut dia, tiga bangunan yang hangus terbakar kerugian ditafsir Rp 500 juta. Dikarenakan bangunan yang terbakar itu ada warung, rumah singgah tingkat tiga dan cafe. “Rumah korban kebakaran ini lumayan jauh dari pemukiman warga. Memang ada bangunan sekitar, tapi hanya beberapa unit,” ungkapnya.

Rafidin menambahkan, upaya sementara yang dilakukan Pemkab Bulungan dengan memberikan bantuan sosial berupa kebutuhan pokok. “Kita berikan mie instant, peralatan dapur, matras, kasur lipat dan makanan siap saji kepada korban. Untuk sementara korban di tampung di rumah penduduk,” terangnya.

Dalam satu rumah yang hangus terbakar itu terdapat 10 orang. Enam orang berhasil selamat dan empat orang lainnya meninggal dunia. Satu korban diantaranya yang meninggal dunia merupakan warga Kota Tarakan. Tiga korban lainnya yang berdomisili di desa tersebut.

“Diantaranya korban itu, ada ibu dan anaknya. Istri dari korban selamat yakni pemilik rumah,” imbuhnya. Sementara itu, Kapolsek Sekatak Yulius Heri saat dihubungi melalui telepon seluler hanya menjelaskan kejadian ini dalam tahap penyelidikan. “Kita saat ini sedang berada di TKP (tempat kejadian perkara),” singkatnya. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru