TANJUNG SELOR – Jelang pencoblosaan pada 14 Februari mendatang, Bupati Bulungan Syarwani didampingi Wakil Bupati (Wabup) Bulungan Ingkong Ala dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bulungan lakukan monitoring ke gudang logistik Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Dome Sport Center, Selasa (30/1).
Menurut bupati, kesiapan logistik Pemilu 2024 sudah mencapai 80-90 persen. Saat ini, tinggal proses pendistribusian ke 484 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Bulungan.
Orang nomor satu di Bumi Tenguyun ini mengapresiasi kerja keras KPU Bulungan dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bulungan, dalam menyukseskan penyelenggaraan pemilu.
“Mari kita sukseskan penyelenggaraan pemilu,” ajak bupati.
Tak lupa bupati mengingatkan, agar masyarakat menyalurkan hak pilihnya. Dengan datang ke TPS di wilayahnya, sebagai tanggung jawab serta wujud cinta terhadap bangsa dan negara.
“Dalam kesempatan yang baik ini, saya mengajak seluruh masyarakat Bulungan. Untuk memastikan kondusivitas daerah, menciptakan situasi aman dan damai menjelang pemilu. Serta menyalurkan hak pilihnya karena satu suara menentukan masa depan bangsa ini,” pesannya.
Di tempat yang sama, Kapolresta Bulungan Kombes Pol Agus Nugraha mengaku sudah memploting 10 personel untuk pengamanan gudang logistik KPU Bulungan. “Ada 10 personel yang melekat di sini (gudang logistik),” ujarnya.
Selain pengamanan saat pelipatan surat suara, personel juga mengamankan area gudang logistik. Berkaitan proses pendistribusian logistik, Polresta Bulungan akan berkoordinasi dengan KPU Bulungan. Pasalnya, setiap ada pergerakan logistik. Ada personel yang ikut mengawal mulai dari TPS sampai kembali ke gudang logitik.
Untuk pengamanan di TPS, Polresta Bulungan bakal memploting sebanyak 315 personel. “Mereka (personel) mulai bergerak saat logistik keluar dari gudang logistik,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua KPU Bulungan Lili Suryani menambahkan, untuk kesiapan logistik sudah mencapai 90 persen. Tinggal memasukan surat suara ke dalam kotak suara untuk selanjutnya didistribusikan ke TPS.
“Kemungkinan, H-7 pelaksanaan pencoblosan sudah selesai,” ungkapnya.
Untuk pendistribusian logistik ke TPS, diperkirakan H3 atau H-2 khusus yang berada di wilayah terjauh. “Untuk wilayah terdekat kemungkinan akan mulai didistribusikan pada H-1,” imbuh Lili.
Untuk penggantian surat suara yang rusak, KPU Bulungan masih menunggu dari KPU Kaltara. “Surat suara yang rusak jumlahnya tidak banyak. Hal itu tak menjadi persoalan,” tuturnya.
Dalam pelaksanaan pemilu, diakuinya, ada beberapa kendala. Salah satunya, pendaftaran calon anggota Kelompok Penyelenggara Pemungut Suara (KPPS) yang minim pendaftar.
“Mereka (KPPS) ini trauma pada pelaksanaan Pemilu 2019. Tetapi, setelah diberikan pemahaman dan kuota KPPS bisa terpenuhi,” ujarnya. (kn-2)


