Saturday, 23 May, 2026

Ketergantungan Komoditas dari Luar Daerah Berkurang

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) berupaya menghasilkan komoditas pokok di wilayah Kaltara. Pasalnya, saat ini para pedagang masih ketergantungan terhadap komoditas pokok dari luar daerah.

Meskipun saat ini ketergantungan terhadap komoditas pokok luar daerah sudah mulai berkurang. Menurut Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kaltara Heri Rudiono, produktivitas pertanian lokal sudah mulai meningkat setiap tahunnya.

Untuk beberapa produk pertanian gunung seperti wortel, masih mengandalkan hasil dari luar daerah. Akan tetapi, untuk pertanian dataran tropis, seperti sayur-sayuran jenis kol, sawi dan lainnya, sudah bisa mengandalkan hasil dari pertanian lokal.

Terhadap kebutuhan cabai, saat ini berkat program ketahanan pangan Pemprov Kaltara. Sehingga ketergantungan cabai dari luar daerah sudah dapat ditekan. “Dikarenakan adanya kampanye dan bantuan Pemprov, akan kebutuhan budidaya pertanian cabai terhadap petani lokal,” terangnya, Minggu (23/10).

DPKP Kaltara memiliki target, tahun depan sudah tidak mengandalkan cabai dari luar daerah. Heri berharap, hal itu dapat dicapai bersama petani lokal. Salah satu keunggulan dari mengandalkan hasil pertanian lokal. Dapat mencegah inflasi dan membuat harga komoditas lokal bisa semakin stabil. Sebab, tidak ada lagi biaya tambahan untuk transportasi pengiriman barang.

“Jika biaya transportasinya murah, maka harga sembako juga ikut murah. Makanya hasil pertanian lokal ini kita genjot pengembangannya,” ujarnya. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru