TARAKAN – Ketua Umum (Ketum) Partai Nasional Demokrat (NasDem) Surya Paloh hadir di Tarakan, dalam kegiatan konsolidasi internal bersama kader se-Kalimantan Utara (Kaltara), Kamis (25/1).
Turut didampingi bersama mantan Kepala BIN Sutiyoso, mantan Jaksa Agung HM Prasetyo, Sekjen Partai NasDem Hermawi Taslim, Wakil Ketua Dewan Pakar Peter F Gonta. “Tak mudah untuk menjalankan institusi partai politik. Daerah seperti Kaltara ini, medan dan tantangannya begitu kuat, keras dan memerlukan kiat seni yang tersendiri. Saya yakini kader memenuhi persyaratan, kemampuan untuk mengatasi medan yang berat ini,” ujar Surya Paloh.
Ia menegaskan, hari pelaksanaan pemilu semakin dekat atau tersisa 19 hari. Maka dari itu, pihaknya mengimbau para kader mampu berkonsolidasi, memetakan dan memastikan peluang mendapat kursi di DPR tingkat kabupaten kota hingga DPR RI. Namun ia meyakini, kader NasDem Dapil Kaltara bisa mempertahankan kursi di DPR RI.
“Saya mempunyai keyakinan, pertahankan apa yang kita miliki. Dengan seluruh daya juang kader, yang bisa kami banggakan. Buktikan. Begitu kita mempunyai keyakinan atas pilihan kita, tak ada jalan lain untuk konsisten berjuang sampai akhir. Itulah karakter NasDem yang membawa gerakan perubahan untuk merestorasi bangsa ini,” tuturnya.
Menurutnya, Kaltara merupakan daerah yang perlu mendapat perhatian dari generasi muda di Kaltara. Jangan sampai warga luar Kaltara mengharapkan orang luar untuk membangun Kaltara.
“Yang bisa membangun Kaltara adalah anak-anak Kaltara. Itu menurut kacamata NasDem. Jadi putra-putri Kaltara yang berjuang bersama dan mendapat otoritas posisi bersama NasDem, berkewajiban membangun dan memajukan Kaltara,” tegasnya.
Ketua DPP Partai NasDem Willy Aditya mengatakan, kedatangan ke Kaltara untuk memastikan kursi DPR RI Dapil Kaltara. Peluang itu ada pada Ketua DPW Partai NasDem Kaltara, Abdul Hafid Achmad dan mantan Gubernur Kaltara Irianto Lambrie, yang kini mencalonkan menjadi anggota DPR RI.
“InshaAllah Pemilu 2024 merupakan pemilu ketiga Partai NasDem. Pemilu pertama tahun 2014 kami mendapat 36 kursi DPR RI. Pemilu 2019, kami mendapat 59 kursi DPR RI. Walaupun 59 kursi, Partai NasDem yang menaikkan kursi secara proporsional paling besar,” tuturnya.
Dia juga mengatakan, yang menjadi pusat perhatian pada pemilu adalah efek dari pencalonan Pilpres. Ia menegaskan, hanya ada tiga partai yang berlaga dalam tiga besar pemenang Pemilu 2024. Yakni Partai NasDem, Gerindra dan PDI-Perjuangan.
“Tentunya kunjungan ke Kaltara ini momentum emas untuk menang. Kami tak lagi jadi partai penengah dan harus berketetapan hati bersama-sama, menjadikan Partai NasDem juara di provinsi Kaltara,” harapnyua. (kn-2)


