Thursday, 21 May, 2026

Komitmen Berikan Layanan Peserta JKN

TARAKAN – Direksi dan Dewan Pengawas BPJS Kesehatan memastikan langsung pelayanan peserta JKN di Tarakan.

Diantaranya memastikan pelayanan administrasi, pembayaran iuran, pemberian informasi dan penanganan pengaduan menggunakan armada Mobile Customer Service (MCS) atau BPJS Kesehatan Keliling. Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan Edwin Aristiawan mengakui, sudah mengecek langsung fasilitasi kesehatan, salah satunya di RSUKT.

Pemantauan dilakukan kepada seluruh mitra fasilitas kesehatan, terhadap komitmen dalam pemberian layanan peserta JKN. Salah satu upaya dalam transformasi mutu layanan melalui implementasi janji layanan, yang merupakan bagian dari pemenuhan kewajiban fasilitas kesehatan. Yang telah tertuang dalam perjanjian kerja sama.

Mengingat, persepsi peserta terhadap kualitas pelayanan kesehatan, dalam Program JKN dibentuk mulai dari bagaimana kualitas pelayanan di fasilitas kesehatan. Maka perlu dilakukan pemantauan dengan melihat dan membuktikan secara langsung bagaimana pelayanan fasilitas kesehatan kepada peserta program JKN.

“Serta mendapat masukan sebagai sarana perbaikan dan peningkatan kualitas pelayanan. Bagi fasilitas kesehatan yang bekerjasama,” tuturnya, Jumat (14/7).

Menurutnya, sebagai organisasi pelayan publik pihaknya berkomitmen mengedepankan mutu pelayanan kepada peserta. Upaya transformasi mutu layanan terus diupayakan BPJS Kesehatan. Untuk memberikan pelayanan yang lebih mudah, lebih cepat dan semua setara.

Langkah ini dilakukan agar seluruh peserta JKN bisa merasakan pelayanan yang optimal. “Adapun inovasi berbasis digital lainnya, yang dihadirkan demi memberikan kemudahan akses bagi peserta. Seperti melalui BPJS Kesehatan Care Center 165, Aplikasi Mobile JKN, Chat Assistant JKN (CHIKA), Voice Interactive JKN (VIKA), Pelayanan Administrasi melalui Whatsapp (PANDAWA), hingga dengan cara mengirimkan pesan di media sosial resmi BPJS Kesehatan,” jelasnya.

Edwin menambahkan, pelayanan yang diterapkan BPJS Kesehatan bagi peserta JKN akan terus disempurnakan. Diharapkan hal tersebut memberikan dampak bagi kepuasan peserta terhadap layanan.

Keberadaan antrean online lewat aplikasi Mobile JKN yang telah memberikan banyak manfaat untuk peserta maupun untuk fasilitas kesehatan. Salah satunya dengan adanya kepastian waktu tunggu layanan.

“Salah satu fitur yang ada pada Aplikasi Mobile JKN, antrean online yang kami ciptakan untuk memfasilitasi peserta dengan kepastian waktu saat berobat. Dengan adanya antrean online, peserta dapat memperkirakan waktunya untuk datang dan berobat. Sehingga semua peserta dapat merasakan layanan kesehatan dari BPJS Kesehatan, tanpa diskriminasi sesuai dengan nomor antrean,” ungkapnya.

Bahkan, lanjut dia, pihaknya terus memantau pemanfaatan antrean online ini di lapangan. Agar dapat secara langsung mengetahui pemahaman, kepuasan serta impact di masyarakat terhadap inovasi yang dikembangkan.

Sementara itu, Asisten Administrasi Umum Setda Kota Tarakan, Jamaluddin berharap BPJS Kesehatan sebagai badan yang menyelenggarakan Program JKN dapat selalu memberikan kemudahan kepada masyarakat. Dengan menciptakan inovasi yang telah diimplementasikan, untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Menurutnya, Program JKN sangat dibutuhkan masyarakat yang terdiri dari beberapa kalangan. Oleh sebab itu, BPJS Kesehatan diharapkan untuk terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar informasi secara merata dapat disampaikan.

“Hadirnya Program JKN telah mendorong taraf hidup masyarakat khususnya dibidang kesehatan. Masyarakat yang telah terdaftar sebagai peserta Program JKN, kini sudah tidak perlu khawatir lagi jika harus berobat dan membutuhkan biaya yang besar. Akses pelayanan kesehatan semakin mudah dan didukung inovasi yang terus dikembangkan. Untuk meningkatkan kepuasan peserta terhadap layanan program JKN,” ujarnya. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru