Wednesday, 22 April, 2026

Korban Kebakaran Terkena Pecahan Kaca

TARAKAN – Kebakaran menghanguskan dua unit rumah di Jalan Aki Balak RT 20, Kelurahan Karang Anyar Pantai, Tarakan Barat sekitar pukul 13.00 Wita, Rabu (2/8). Pemilik rumah terpaksa harus dibawa ke Rumah Sakit Umum Kota Tarakan (RSUKT)\, akibat terkena pecahan kaca.

Salah seorang keluarga korban, Rasyid mengatakan, diberitahu keluarganya di TKP bahwa ada kebakaran. Saat ia tiba, api sudah membesar. Namun keluarganya, Rusli saat itu berada di dalam rumah. “Posisinya kalang kabut mau keluar rumah. Dia (Rusli) pecahkan kaca, baru kena tangannya luka-luka. Habis itu dibawa ke rumah sakit,” ucapnya.

Ia mengaku, sempat beberapa kali keluarganya mengeluhkan korsleting listrik. Namun tidak ada pihak PLN yang memperbaiki. Padahal korban sudah berupaya melaporkan kejadian korsleting listrik. “Empat kali sudah korslet disitu,” ucapnya.

Dari pantauan media ini, petugas pemadam kebakaran sempat kesulitan menghidupan mesin untuk menyalurkan air. Bahkan truk penyuplai air sebagian terlambat datang ke lokasi kebakaran.

Warga sekitar turut membantu memadamkan api menggunakan air seadanya. Bahkan anak-anak sekolah turut memadamkan api. Sementara itu, Kepala Satpol PP dan PMK Tarakan Sofyan mengaku, mendapat informasi dari PMK Sektor Barat. Dengan dibantu oleh Relawan Kebakaran, BPBD, PT Pertamina Field Tarakan, PMI serta PLN, petugas pemadam kebakaran tiba 10 menit kemudian. Upaya pemadaman dan pendinginan dilakukan selama 30 menit.

“Kami tadi sempat kehabisan suplai air, tapi cepat kembali datang. Pemilik rumah itu Nur Sahdiansyah, Rusli korban luka dan sudah dibawa ke rumah sakit. Ada juga ibu lansia, Nenek Ain. Sementara dua rumah yang terdampak Jamhari dan Alwi,” sebutnya.

Ia menyebut, ada dua rumah yang terkena langsung kebakaran. Sementara ada dua bangunan lain yang terdampak. Jadi ada 4 bangunan semuanya. Ia menegaskan, dua rumah yang terbakar habis, sebagian bangunan berbahan kayu. “KK yang terdampak masih dalam proses. Karena pemilik rumah dan pak RT tak ada di tempat. Kemungkinan besar ada korban kebakaran yang menyewa rumah,” ungkapnya.

Pihaknya belum bisa memastikan penyebab kebakaran. Sebab nantinya yang melakukan penyelidikan dari pihak kepolisian. Meski begitu, pihaknya terus melakukan evaluasi penanganan kebakaran di Tarakan.

Bahkan dengan bekerjasama dengan instansi lain. Namun ia berharap pada masyarakat, agar mempercayakan petugas pemadam kebakaran untuk langsung bekerja memadamkan api. “Kami juga mohon bantuan sama masyarakat, biarlah petugas bekerja. Kami juga tetap mengimbau. Tapi namanya harapan di lapangan, tidak sesuai dengan yang diharapkan,” ujarnya. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru