TANJUNG SELOR – Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltara mencatat untuk Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Provinsi Kalimantan Utara pada Juni lalu mencapai 55,16 persen atau 3,87 poin dibanding Mei lalu.
Hal itu disampaikan Kepala BPS Kaltara Mas’ud Rifai. Menurut dia, kabupaten penyumbang TPK tertinggi ada di Kabupaten Tana Tidung (KTT) selama 1,69 hari. Selanjutnya, Kabupaten Bulungan 1,58 hari, Kota Tarakan 1,47 hari, Malinau 1,13 hari dan Nunukan 1,13 hari.
Lalu, untuk dominasi tamu asing yang menginap di hotel berbintang, dengan rata-rata jumlah kamar hotel berbintang di Kaltara terjual atau terpakai 55,16 persen. Dari seluruh kamar yang tersedia pada Juni.
“Untuk keseluruhan rata-rata lama menginap tamu asing dan tamu Indonesia pada hotel berbintang dan akomodasi lain, Juni lalu selama 1,53 hari atau turun 0,05 hari dibandingkan Mei. Rata-rata lama menginap tamu asing pada Juni lalu lebih rendah, dibandingkan tamu Indonesia, masing-masing 1,46 hari dan 1,53 hari,” sebutnya .
Kemudian, rata-rata lama menginap tamu asing dan tamu Indonesia pada akomodasi lainnya di Juni selama 1,44 hari. Lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata lama menginap tamu pada Mei 2023. Secara total, rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia di hotel berbintang pada Juni lalu, selama 1,70 hari, lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya.
“Jika diamati dari perkembangan rata-rata lama tamu menginap setiap bulannya pada hotel berbintang, dalam kurun waktu Januari 2022–Juni 2023, paling lama terjadi pada Januari 2023 sebesar 2,28 hari. Dan paling rendah itu sepanjang tahun 2022-2023, dengan 1,11 hari dan terjadi pada Juli 2022,” tutupnya. (kn-2)


