Saturday, 4 April, 2026

Lonjakan Penumpang Pelni Naik 144 Persen

TARAKAN – Arus mudik Lebaran di Pelabuhan Malundung Tarakan alami lonjakan penumpang pada 14 April lalu.

Berdasarkan data yang dihimpun, lonjakan pada gelombang pertama terdapat kenaikan jumlah penumpang yang tiba 2.191 orang, dibandingkan tahun 2022 yang hanya 956 penumpang. Keberangkatan di tahun ini, tercatat 5.481 penumpang yang naik. Angka inipun meningkat drastis dibandingkan tahun 2022 lalu, yang hanya 2.190 penumpang.

“Ini kenaikan penumpang gelombang pertama pada 14 April lalu. Sementara total keseluruhan penumpang yang tiba dan naik pada 14 April mencapai 7.672 penumpang. Dibanding tahun 2022 lalu hanya 3.146 penumpang. Kenaikan penumpang yang naik dan turun capai 144 persen,” ujar Kasi Lalu Lintas Angkutan Laut dan Usaha Kepelabuhanan KSOP Tarakan Bernard Martin Mastua, Minggu (16/4).

Adapun saat lonjakan arus mudik pada gelombang pertama, paling banyak keberangkatan dengan tujuan Parepare. Dalam kesiapan ini, pihaknya juga telah memastikan alat keselamatan pada kapal telah memadai.

“Pasti harus layak laut. Karena ada deklarasi dari nakhoda. Kalau tidak ada layak laut, ya kami tidak berangkatkan,” tuturnya.

Diperkirakan lonjakan penumpang gelombang kedua terjadi pada 18 April nanti. Sehingga pihaknya memperketat sistem pengamanan, yang terdiri dari gabungan beberapa instansi. “Gabungan di posko, dari Pelindo dan Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP),” sebutnya.

Sementara itu, di Pelabuhan Tengkayu I Tarakan belum terlihat lonjakan penumpang. Diperkirakan lonjakan penumpang akan dimulai ketika hari kedua sebelum Idulfitri. Staf Syahbandar Pembantu Pelabuhan Tarakan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD), Wilayah XVII Kaltim-Kaltara Bayu mengatakan, suasana pelabuhan saat ini masih normal.

Namun, jumlah penumpang meningkat dibandingkan hari biasa. “Tapi tidak seperti yang kami perkirakan. Masih kecil lah lonjakannya. Ya biasanya saat arus balik itu tinggi,” katanya.

Namun, disinyalir pada dua hari sebelum Idulfitri kenaikan penumpang mulai terlihat. Terlebih pada jam 14.00-16.00 Wita area dermaga akan dipadati penumpang. Disinggung soal penambahan armada, hingga saat ini belum direalisasikan. Namun, sebelumnya telah terdapat pembahasan persiapan penambahan armada 5 unit, untuk rute Tarakan-Tanjung Selor.

Penambahan armada speedboat itu akan ditempatkan di Tanjung Selor dua unit dan Tarakan 3 unit. Artinya, ada yang standby di Tanjung dan Tarakan. Karena umumnya yang diperkirakan ramai itu memang tujuan Tanjung Selor-Tarakan, pun sebaliknya.

“Ke depan kami masih tunggu informasi untuk penambahan armada rute Nunukan,” imbuhnya.

Bayu melanjutkan, berkaca pada momen Lebaran tahun 2022 lalu, lonjakan terjadi pada H-2 untuk arus mudik dan H+5 arus balik. Pada tahun 2022 lalu lonjakan arus mudik sekitar 1.600 penumpang. Sementara arus balik mencapai 2.000 penumpang.

Saat inipun terpantau data arus mudik di Pelabuhan Tengkayu I berkisar 1.883 penumpang yang berangkat pada Minggu (16/4). Sementara penumpang yang tiba sebanyak 1.520 orang.

Nantinya saat Hari Raya Idulfitri juga akan tetap ada keberangkatan speedboat, untuk rute di wilayah Kaltara. Namun, hal ini dikembalikan lagi ke agen atau pemilik speedboat apakah akan melayani trayek atau tidak.

“Tetap diupayakan ada yang melayani di hari H nanti. Kalau tahun lalu itu sekitar 10 unit saja yang beroperasi. Paling banyak memang rute Tanjung Selor. Ya kami kembalikan lagi ke agen. Tidak kami paksakan,” tuturnya.

Dalam setiap keberangkatan kapal, pihaknya tetap mengedepankan surat atau dokumen kapal yang jelas dan manifest atau muatan tidak berlebih. Setelah itu, pihaknya mengeluarkan surat persetujuan berlayar bagi para speedboat untuk membawa penumpang. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru