TANJUNG SELOR – Upaya meringankan beban masyarakat, Pemerintah Pusat berencana memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) minyak goreng.
Keputusan tersebut disampaikan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dalam keterangan pers di Istana Merdeka, Jakarta belum lama ini. Nominal BLT yang diserahkan sebesar Rp 100 ribu per bulan. Bantuan itu akan diberikan untuk tiga bulan sekaligus, yakni April-Juni. Dibayarkan di muka pada April ini sebesar Rp 300 ribu.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Bulungan Syarwani mengakui, hingga saat ini belum ada instruksi BLT minyak goreng yang diterima. “Kita tunggu arahan dari Pemerintah Pusat, seperti apa proses penyalurannya,” terang Mantan Ketua DPRD Bulungan ini, Kamis (7/4).
BLT yang nantinya disalurkan pun sesuai kriteria yang telah ditentukan. Pasalnya, pemberian BLT tersebut tidak sembarangan kelompok masyarakat yang menerima. “Sesuai pidato Presiden, yang berhak merupakan penerima PKH (Program Keluarga Harapan) dan BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai),” jelasnya.
Dengan adanya BLT minyak goreng tersebut, hal itupun disambut baik salah seorang pelaku Usaha Kecil Mikro Menengah (UMKM) Kripik Pisang Tanduk Yauman. Pasalnya, di tengah langkanya minyak goreng ternyata pemerintah memberikan perhatian.
“Kalau saya sih senang saja. Karena yang saya butuhkan untuk usaha rumahan ini adalah minyak goring. Apalagi satu kali produksi bisa sampai Rp 20 liter, bahkan lebih minyak goreng,” ucapnya. (kn-2)


