Tuesday, 28 April, 2026

Mengenal Siwarga, Aplikasi Buatan Hariadi dengan Fitur E-Posyandu yang Jadi Juara 2 Inovboyo 2023

Aplikasi Siwarga buatan Hariadi awalnya digunakan untuk pemilihan ketua RT secara online. Lambat laun aplikasi itu dipakai pengurus RT untuk memonitor kegiatan di lingkungannya. Kini, Siwarga sudah diuji coba di Madura dan Sidoarjo.

GALIH ADI PRASETYO, Surabaya

MENJADI pengurus RT adalah sebuah pengabdian. Sebab, tugas RT terbilang berat. Selain mendata warga yang membutuhkan bantuan, menuntaskan persoalan, mereka disibukkan dengan urusan administrasi.

Hariadi Yutanto punya solusi mengatasi ribetnya urusan administrasi itu. Dia membuat aplikasi Siwarga. Sebuah aplikasi yang bisa mengakomodasi keperluan pengurus kampung. Aplikasi itu multifungsi.

Bisa digunakan untuk mencatat siapa saja warga yang tinggal di RT tersebut lengkap dengan administrasinya. Memang aplikasi itu terlihat sederhana. Tapi, fungsinya kompleks. Semua bisa dioperasikan dalam genggaman.

“Tidak perlu lagi oret-oret kartu iuran,” kata Hariadi yang juga dosen informatika Universitas Hayam Wuruk (UHW) Perbanas.

Pemakaian aplikasi itu sangat mudah. Warga yang sudah mentransfer iuran RT akan di-approve oleh pengurus. Dokumentasi pembayaran itu tersusun rapi di aplikasi.

“Urusan arsip surat-menyurat juga begitu. Kami hubungkan ke Google drive. Sehingga saat pengurus berganti, dokumen surat-surat itu masih ada,” papar Hariadi.

Mengoperasikan Siwarga tidak membutuhkan server khusus atau komputer yang mahal. Cukup memakai cloud atau penyimpanan virtual. Seluruh data tersimpan di cloud tersebut. Aplikasi Siwarga dikembangkan sejak 2019 lalu.

Namun, belum optimal karena dimanfaatkan untuk pemilihan ketua RT secara online. Setelah itu, Hariadi terus mengembangkan Siwarga. Ada penambahan fitur agar lebih lengkap.

“Salah satunya adalah e-Posyandu. Sekarang bahkan sudah diuji coba di Madura dan Sidoarjo,” ungkapnya.

Fungsi utama e-Posyandu adalah untuk pencatatan administrasi anak. Seperti kontrol tumbuh kembang. Di dalamnya ada data berat, tinggi badan, pemberian gizi, dan lainnya.

“Seperti buku ’pink’ kesehatan ibu dan anak (KIA). Tetapi yang ini versi digital,” jelas Hariadi.

Dalam kompetisi Inovasi Suroboyo (Inovboyo) 2023, Siwarga berhasil menyabet juara 2 kategori masyarakat. Itu karena aplikasi tersebut dinilai bermanfaat dan membantu warga.

“Waktu itu saya katakan menang atau kalah, saya siap menyerahkan aplikasi itu. Karena memang niat awal adalah pengabdian untuk masyarakat,” ungkap Hariadi.

Dia berharap Siwarga bisa digunakan oleh seluruh warga Kota Pahlawan. Minimal pada RT yang dijadikan pilot project. Sehingga bisa dievaluasi dan dikembangkan lebih komplet. “Insya Allah saya pun siap membantu,” pungkas Hariadi. (*/c17/aph/jpg)

Artikel SebelumnyaUndunsyah Pindah ke PPP
Artikel SelanjutnyaAnggaran Pilkada Rp 128 Miliar

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru