Thursday, 16 April, 2026

Panen Padi di Kaltara Penurunan

TANJUNG SELOR – Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltara mendata, berdasarkan hasil survei KSA (Kerangka Sampel Area), realisasi panen padi sepanjang Januari-Desember 2021 sebesar 8,88 ribu hektare. Jumlah itu mengalami penurunan sekitar 1,002 ribu hektare.

Jika dipersentasekan hanya 10,14 persen, dibandingkan 2020 yang mencapai 9,88 ribu hektare. Kepala BPS Kaltara Tina Wahyufitri menjelaskan, puncak panen padi pada 2021 mengalami pergeseran dibanding 2020. Pada 2021, puncak panen terjadi pada Januari, mencapai 2,09 ribu hektare. Sementara puncak panen pada 2020 terjadi pada Maret sebesar 1,81 ribu hektare.

“Kalau melihat datanya, jika dibandingkan luas panen padi pada Subround Januari-April 2021, sebesar 5,66 ribu hektare,” sebut dia, Sabtu (19/3) lalu.

Produksi padi di Kaltara, sepanjang tahun 2021 diperkirakan 29,97 ribu ton GKG, atau mengalami penurunan 3,61 ribu ton GKG. Dengan persentase 10,74 persen. Dibandingkan 2020 yang sebesar 33,57 ribu ton GKG. Produksi padi tertinggi pada 202, terjadi pada Januari, sebesar 7,11 ribu ton GKG. Sementara produksi terendah terjadi pada November, sebesar 0,56 ribu ton GKG.

Berbeda dengan kondisi pada 2021, produksi padi tertinggi pada 2020 terjadi pada Maret. Penurunan produksi padi yang cukup besar pada 2021 terjadi di tiga kabupaten yakni Kabupaten Malinau, Bulungan, dan KTT.

Ketiga kabupaten total produksi padi GKG tertinggi pada 2021 terjadi di Kabupaten Bulungan, Nunukan, dan Malinau. Sementara itu, Kota Tarakan dengan produksi padi rendah.

“Penurunan produksi padi disumbang oleh penurunan luas panen. Terjadi pada Subround Mei-Agustus sebesar 0,16 ribu hektare atau 7,68 persen. Subround September-Desember yang sebesar 1,06 ribu hektare atau 44,08 persen,” terangnya.

Peningkatan produksi padi hanya terjadi pada Subround Januari-April 2021, sekitar 1,19 ribu ton GKG (6,76 persen). Dibandingkan periode yang sama pada 2020. Pada Januari 2022, produksi padi diperkirakan sebesar 9,21 ribu ton GKG. Potensi produksi padi sepanjang Februari-April 2022 mencapai 11,28 ribu ton GKG. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru