TANJUNG SELOR – Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Utara (Kaltara) yang terletak di Jalan Poros Gunung Sering, Tanjung Selor siap digunakan. Tepat pada Selasa (24/10), sidang paripurna istimewa Hari Ulang Tahun (HUT) ke-11 Provinsi Kalimantan Utara digelar di gedung tersebut.
Pengerjaan pembangunan gedung DPRD Kaltara ini secara multi years dari tahun 2022-2023 atau waktu pelaksanaan pekerjaannya selama 600 hari kalender. Anggaran yang dikucurkan Rp 204.230.296.000 dari APBD Kaltara. Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPR Perkim) Kaltara Helmi mengatakan, ruang persidangan sudah dapat digunakan.
Sehingga, sidang paripurna istimewa hari jadi ke-11 Provinsi Kaltara, akan menggunakan gedung baru.
“Setelah sidang istimewa, para anggota DPRD ini untuk rapat dan kegiatan lainnya masih di tempat yang lama. Jadi ruangan sidangnya sudah siap, mulai kursi sidang,” ungkapnya, Senin (23/10).
Secara keseluruhan, progres pekerjaan hingga saat ini mencapai 70 persen. Di mana dalam 2 bulan mendatang, yakni November hingga Desember 2023 dipastikan sudah selesai. Keterlambatan yang terjadi sebelumnya, diakuinya, karena persoalan atap bangunan. Namun ini sudah bisa diatasi.
Tahap kedua nantinya, anggaran yang disalurkan untuk pembangunan sebesar Rp 108,5 miliar. Anggaran tersebut sudah tidak diganggu untuk pekerjaan lain, seperti landscape dan parkiran. Karena untuk pekerjaan ini ada anggaran tersendiri.
“Tahun 2024 kita masih butuh anggaran sebesar Rp 17 miliar, untuk tuntaskan parkiran dan landscape di luar,” terangnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kaltara Albertus Stefanus Marianus mengatakan, tidak ada hambatan lagi. Paripurna istimewa bisa terlaksana di gedung baru.
“Kalau kita lihat di lokasi para pekerja sangat sibuk menyelesaikan ruangan. Teman-teman dari sekretariat dewan dan PUPR sedang bekerja keras,” singkatnya. (kn-2)


