TARAKAN, kaltaranetwork.com – Kegiatan sosial di bulan Ramadan turut diadakan oleh Pengurus Daerah Kolektif (PDK) Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro) 1957 Kaltara. Aksi sosial ini dikemas dalam bentuk pembagian kotak takjil untuk menu berbuka puasa di Simpang Empat Kota Tarakan, Selasa (28/3/2023).
Ketua PDK Kosgoro 1957 Kaltara, Andravirti Karita mengatakan, kegiatan ini memang sengaja pihaknya rancang setiap tahunnya. Tak hanya untuk beramal, pihaknya juga membantu para UMKM dengan membeli jajanan takjil sebelum dibagikan ke masyarakat.
“Sekaligus untuk perputaran ekonomi. Selanjutnya dari barang yang kami beli kita bagikan kepada masyarakat di Tarakan,” jelasnya.
Total pembagian takjil yang Kosgoro 1957 bagikan hari ini berkisar 250 takjil. Kendati sempat vakum, Andravirti komitmen sejak terpilihnya menjadi ketua dirinya akan kembali mengaktifkan kegiatan yang berbau sosial di Kaltara melalui Kosgoro 1957.
“Tapi dengan geliat yang lebih positif. Agar masyarakat bisa melihat Kosgoro bangkit menjadi lebih baik. Bukan hanya nama saja dipelantikan yang heboh. Tapi lebih ke pergerakan ke masyarakat sebagai ormas yang solid dan peduli kepada masyarakat,” tuturnya.
Ia melanjutkan dalam menjalankan kegiatan sosial ini terdapat curhatan yang sempat ia dengarkan. Misalnya persoalan izin berjualan. Hal ini seharusnya dapat dikomunikasikan lebih baik lagi sehingga masyarakat tak melanggar aturan untuk melapakkan jualan.
“Lalu jangan lupa untuk ketertiban masyarakat juga. Jadi ada aturan dari pemerintah. Lalu tolong dijaga kualitas makanannya. Agar image teman-teman UMKM tidak menurun juga,” ucapnya.
Kendati tak hanya satu UMKM yang berada di pasaran, Andravirti berharap terdapat variasi produk yang dijajakan. Agar persaingan tak terlalu ditonjolkan dalam hal berjualan di bulan Ramadan. Ke depan pihaknya pun telah merancang agenda untuk masyarakat.
“Kalau misalnya teman-teman Kosgoro ada waktu lagi pasti kami akan bagi takjil tapi di spot yang berbeda. Targetnya beda juga. Ditunggu saja. Kami juga ada agenda untuk mendatangi masyarakat yang benar-benar kekurangan, kami sedang cari datanya,” imbuhnya. (kn-2)


