TIDENG PALE – Dalam mengurangi angka pengangguran, Pemerintah Kabupaten Tana Tidung berupaya meningkatkan kecakapan dan kreativitas para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) KTT berkolaborasi dengan UPTD Lembaga Latihan Kerja (LLK) Disnakertrans Tarakan, melaksanakan peningkatan pelatihan berbasis kompetensi, berupa servis kendaraan injeksi.
Adanya pelatihan ini, menurut Wakil Bupati KTT Hendrik, bagian dari upaya kongkrit pemkab untuk meningkatkan taraf ekonomi masyarakat. “Melalui pola latihan ini, kita berharap ilmu yang didapatkan bisa diimplementasikan untuk kemajuan daerah. Serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat,” harap Hendrik, Kamis (27/10) lalu.
Dikatakan Hendrik, jika latihan kerja dijalankan dengan maksimal. Maka akan melahirkan sumber daya manusia (SDM) yang produktif, memiliki kecakapan serta mampu bersaing antara pelaku usaha yang lain.
Wabup berpesan kepada peserta pelatihan, dapat melaksanakan dengan sungguh-sungguh. Sehingga ilmu yang didapat bisa tersalurkan di daerah. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), sesuai besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku triwulan IV-2021 mencapai Rp 1,74 triliun. Atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp 990,46 miliar.
Pada triwulan IV tahun 2021, terhadap triwulan sebelumnya mengalami pertumbuhan 2,69 persen (q-to-q). Dari sisi produksi, lapangan usaha pengadaan listrik dan gas mengalami pertumbuhan tertinggi 12,51 persen. Sedangkan, ekonomi KTT triwulan IV 2021 terhadap triwulan IV 2020 mengalami pertumbuhan 9,47 persen (y-on-y).
Dari sisi produksi, lapangan usaha pertambangan dan pengalihan alami pertumbuhan tertinggi sebesar 17,90 persen. Pada triwulan I-IV 2021,ekonomi KTT terhadap triwulan I 2020 alami pertumbuhan 6,96 persen (c-to-c). Dari sisi produksi, pertumbuhan terbesar terjadi pada lapangan usaha pertambangan dan penggalian 13,17 persen. (kn-2)


