TANJUNG SELOR – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kaltara secara berjenjang sudah melakukan pengawasan melekat saat memasuki tahap penghitungan surat suara.
Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) menjadi ujung tombak pelaksanaan tugas pengawasan di lapangan. Bawaslu pun mengerahkan segenap unsur pimpinan, sampai petugas kesekretariatan tingkat provinsi, kabupaten/kota, kecamatan sampai kelurahan/desa. Sebagai upaya untuk melakukan monitoring pengawasan secara menyeluruh.
“Kami telah memberi instruksi kepada seluruh jajaran pengawas, untuk melakukan pengawasan melekat saat proses penghitungan suara. Baik dari Pengawas TPS, PKD, Panwas Kecamatan, Bawaslu kabupaten/kota dan kami di tingkat provinsi,” jelas Ketua Bawaslu Kaltara, Rustam Akif.

Bawaslu telah meminta Pengawas TPS, untuk seksama dan teliti pada proses pelaksanaan penghitungan suara. Mengingat, Pengawas TPS sebelumnya telah mendapat bimbingan teknis (Bimtek) untuk menunjang kapasitas pelaksanaan tugasnya.
“Poin penting dalam penghitungan suara, harus diawasi seksama. Baik itu terkait penghitungan surat suara sah atau tidak sah,” ungkap Rustam.
Berdasarkan laporan yang diterima Bawaslu Kaltara, pelaksanaan penghitungan suara berjalan lancar. Tidak ada dinamika di lapangan yang sampai membuat tahapan ini tidak terlaksana.
“Secara umum tidak ada persoalan mendasar di tahap penghitungan. Tapi, kami tetap harus memonitor kondisi terkini di lapangan,” ujarnya.
Adapun, media mendapati setiap TPS yang didatangi secara acak mendapat pengawasan penuh dari PTPS. Pada sejumlah TPS terlihat unsur pengawas tingkat provinsi yang melakukan patroli dan monitoring. (adv)


