TANJUNG SELOR – Pengembangan Hutan Kota Bunda Hayati yang berada di Jalan Sengkawit Tanjung Selor, saat ini masih dalam tahap pengerjaan.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan memiliki konsep hutan tersebut seperti Kebun Raya. Hal itupun mendapat tanggapan Ketua DPRD Kaltara Albertus Stefanus Marianus. Menurut Albertus, Hutan Kota merupakan potensi apabila dapat dikembangkan secara maksimal.
“Potensi seperti ini harus dipertahankan dan ada tindak lanjut. Kepada pemkab untuk segera memanfaatkan ini dengan baik,” harap Albertus, Rabu lalu (1/6).
Diakui Albertus, memang tidak mudah karena menyangkut anggaran. Dibutuhkan dukungan anggaran sehingga rencana pembangunan berjalan optimal.
“Saya yakin, beliau (Bupati Bulungan) memiliki mimpi besar bagaimana pengelolaan hutan kota ini,” ujarnya.
Pemkab pun diminta kerja keras untuk mencarikan solusi, sehingga pembangunan tidak terhambat. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bulungan telah rampungkan desain atau masterplan pembangunan Hutan Kota. Model pembangunannya dikonsepkan seperti Kebun Raya.
Progresnya sejauh ini, telah diajukan melalui Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Setelah sebelumnya telah berkoordinasi dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).
Konsep pembangunan Kebun Raya setiap daerah perlu memiliki ciri khas masing-masing. Dari DLH tengah berkoordinasi dengan BRIN. Desain pembangunan Hutan Kota, dikonsep berbasis penghijauan dan pembangunan konservatif tanah serta air. (kn-2)


