TANJUNG SELOR – Pembangunan Kota Baru Mandiri (KBM) yang berlokasi di Desa Gunung Seriang, Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, hingga saat ini masih berprogress.
Saat ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara intens pada usulan perpanjangan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 tahun 2018, tentang Percepatan Pembangunan Kota Baru Mandiri (KBM) Tanjung Selor. Yang akan berakhir pada 23 Oktober 2023.
Pemprov Kaltara melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPR-Perkim) Kaltara telah mengusulkan perpanjangan Inpres tersebut pada Mei 2022 lalu.
Hal itu dibenarkan Kepala DPUPR-Perkim Kaltara Datu Iman Suramenggala melalui Sub Koordinator Pengembangan Kawasan Permukiman Jeppernando Situmorang. Usulan perpanjangan Inpres ke Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian.
Dikatakan, secara program, leading sektor untuk itu ada di Kemenko Bidang Perekonomian. Hanya saja, secara administrasi kebijakan ada di Sekretariat Negara. “Kita terus mengawal, untuk percepatan perpanjangan Inpres. Kalau keterangan yang diperoleh dari Bappenas (Badan Perencanaan Pembangunan Nasional), Kemenko Bidang Perekonomian dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen-PUPR). Telah melakukan peninjauan ke lapangan pada awal November lalu,” ujar Jeppernando, Senin (19/12).
Berdasarkan kunjungan dan hasil evaluasi, kata dia, pengembangan KBM Tanjung Selor dinilai lamban. DPUPR-Perkim Kaltara telah mengonfirmasi terkait itu. Pasalnya, pemprov memang masih keterbatasan anggaran. Sehingga, realisasi di lapangan tentunya berdasarkan kemampuan anggaran yang telah disediakan.
Pengembangan saat ini, Pemprov Kaltara telah memetakan lahan yang tersedia untuk pembangunan kantor pada instansi vertikal. “Inpres usulan yang baru, saat ini belum ada perkembangan lebih lanjut,” ungkapnya.
Karena, rencananya pemerintah pusat akan terlebuh dahulu melakukan evaluasi tahun depan. Sebelum Inpres tersebut diterbitkan.
Apabila Inpres tersebut diperpanjang, terhadap Pemprov Kaltara diminta untuk komitmen dalam melakukan pengembangan KBM Tanjung Selor. Perpanjangan Inpres KBM sangat berpeluang besar. Karena dari segi akses KBM ini berdekatan dengan jalan nasional. (kn-2)


