Friday, 19 June, 2026

Perekonomian Kaltara Ditopang Penyaluran Bansos

TARAKAN – Pemprov Kaltara mengapresiasi Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Kaltara usai mendorong pertumbuhan ekonomi di Kaltara. Selanjutnya KPwBI Kaltara diimbau untuk meningkatkan sinergitas dan koordinasi bersama Pemprov Kaltara.

“Kami yakin hal ini akan terus dijaga dan ditingkatkan, melalui sinergi dan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara dan Bank Indonesia,” ujar Wakil Gubernur Kaltara, Yansen Tipa Padan, Minggu (3/12).

Pihaknya menegaskan, terdapat perbaikan konsumsi yang masih menjadi penopang utama Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Kaltara. Pada triwulan II tahun 2023 pengeluaran konsumsi rumah tangga dan pemerintah tercatat tumbuh sebesar 6,04 persen year on year (yoy) dan 3,42 persen yoy.

Tumbuhnya perekonomian di Kaltara turut ditopang penyaluran sejumlah paket bantuan social, untuk menopang konsumsi rumah tangga. Diantaranya yaitu Program Keluarga Harapan (PKH), bansos sembako, dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dana desa.

“Sejalan dengan perbaikan konsumsi, kita patut bersyukur dengar semakin kuatnya posisi Provinsi Kalimantan Utara dalam kinerja ekspor dan investasi,” jelasnya.

Pada triwulan II 2023, nilai ekspor Kaltara mencapai USD 378,92 juta. Dari sisi investasi, realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) senilai USD271,10 juta atau lebih tinggi dibandingkan realisasi triwulan II 2023 senilai USD 181,68 juta. Sementara realisasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) senilai Rp 1,72 triliun.

Terkait pencapaian Tim Pengrndalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), Yansen menegaskan, dukungan Pemprov Kaltara untuk mempercepat integrasi ekonomi dan keuangan digital. Inovasi TP2DD dalam elektronifikasi transaksi Pemda akan mendorong peningkatan kualitas pelayanan pajak dan retribusi daerah. Serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan pemda.

“Untuk mencapai cita-cita Kalimantan Utara sesuai visi Kalimantan Utara berubah, maju dan sejahtera. Kami terus bersinergi dengan berbagai pihak termasuk Bank Indonesia,” tuturnya.

Karena itu Pemprov Kaltara senantiasa menggandeng Bank Indonesia yang menjadi advisor. Untuk memberikan solusi dalam pembangunan Provinsi Kalimantan Utara. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru