TARAKAN – Perusahaan Gas Negara (PGN) area Tarakan berencana melakukan penambahan pemasangan gas alam kepada pelanggan. Sebanyak 5.600 berpotensi menjadi pelanggan gas alam di tahun ini.
City Gas Sales and Customer Management and Technical Services Tarakan Hendy Prima Kurniawan mengatakan, masing-masing ketua RT diharapkan bisa mengumpulkan data pelanggan. Alasannya, pihaknya mengantisipasi kerumunan saat pengumpulan berkas di kantor PGN.
Mesti belum melakukan sosialisasi kepada Ketua RT, pihaknya belum bisa memastikan harga per meter kubik gas alam.
“Kami belum bisa menyampaikan di awal. Nanti kami sosialisasikan di kantor tiap kelurahan, pekan depan. Hanya mengundang Ketua RT dan satu perwakilan warga,” ujarnya, Rabu (16/2).
Terkait penetapan harga, masih menunggu keputusan Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM). Program pemasangan gas alam ini bukan merupakan subsidi, melainkan program PGN. Pihaknya mematok 5.000 pelanggan gas alam. Mesti bukan membatasi pelanggan. “Jika ada potensi pelanggan, nanti ada kajian lagi dari pusat pelanggan yang layak. Selanjutnya dikoordinasikan dengan pemerintah setempat,” tuturnya.
Ia menyebut, saat ini harga jargas belum ada kenaikan sejak tahun 2010. Diketahui untuk tipe RT 2 sebesar Rp 4418 per meter kubik. Begitu juga dengan harga PK 2 sebesar Rp 4418. Terkecuali harga melebihi kontrak, maka akan dikenakan biaya tambahan.
“Jika melebihi 50 meter kubik dikenakan surcharge. Secara nasional penerapannya sama,” imbuhnya. Tak hanya kepada pelanggan RT 1 dan PK 1, kategori PK 2 juga bisa mendaftarkan untuk memasang gas alam. Diketahui PK 2 terdiri dari pelanggan hotel serta restoran. (kn-2)


