TANJUNG SELOR – Program Transfer Anggaran Berbasis Ekologi (TAKE) melalui digitalisasi penilaian mandiri, telah diluncurkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan.
TAKE menjadi salah satu program prioritas. Termasuk eko wisata berbasis lokal dan destinasi wisata. Namun, program tersebut dikaji kembali. Agar penyaluran TAKE tersebut tepat sasaran dan bermanfaat bagi desa. Meskipun, berkaitan alokasi dana TAKE ini masih tahap koordinasi dengan pemerintah.
“Mengingat, anggaran itu merupakan dana intensif dari kabupaten kepada desa. Yang tetap konsisten menjaga kelestarian lingkungan hidup,” terang Wakil Ketua II DPRD Bulungan Hamka, belum lama ini.
Mekanisme dan tata pemberian dana intensif tersebut sedang digenjot oleh pemerintah daerah. Dikatakan Hamka, pelaksanaan TAKE itu agar bisa sesuai dengan peruntukkannya. Dalam pemberian dana intensif tersebut nantinya menggunakan perhitungan formula Alokasi Dana Desa (ADD).
Skema tersebut, menurut Politisi PDI Perjuangan itu, sudah diterapkan di beberapa provinsi. “Tak menutup kemungkinan, Kabupaten Bulungan mengikuti penerapan kebijakan itu,” harapnya. (adv)


