TANJUNG SELOR – Pengunjung di Pasar Induk Tanjung Selor dalam sebulan belakangan ini, alami penurunan. Hal tersebut dilihat dari karcis retribusi masuk kawasan Pasar Induk.
Dalam sehari petugas parkir hanya mengeluarkan 80-90 karcis retribusi. Salah seorang petugas parkir Rusli mengaaku tidak menggetahui persis penyebab menurunnya pengunjung pasar. Namun, pria berusia 23 tahun itu berspekulasi, bahwa banyak dan kurangnya pengunjung pasar bukan dari karcis retribusi.
“Tidak semua pengunjung pasar taat membayar retrubusi. Ada yang tak membayar dan itu tak bisa kita paksakan,” ucap Rusli, Rabu (23/2).
Jika petugas parkir memberikan pemahaman pada pengunjung pasar. Masyarakat beralasan tidak parkir di kawasan pasar. Padahal, tarif retribusi ini nantinya akan dimasukan ke kas daerah sebagai penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Dia mengatakan, untuk jalur masuk kawasan pasar ada dua arah. Dalam penarikan retribusi tersebut, ada empat petugas secara bergantian. “Yang dijaga pun hanya dua pintu masuk, sedangkan pintu keluar tanpa penjagaa,” ungkapnya. (kn-2)


