Monday, 27 April, 2026

SMK Masih Kekurangan Guru Produktif

TANJUNG SELOR – Guru dengan keahlian khusus sangat dibutuhkan di Kaltara. Khususnya bagi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Guru dengan keahlian khusus itu masih kurang di sejumlah SMK di Kaltara.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltara mengharapkan, adanya lulusan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang berminat menjadi guru. Lulusan yang membidangi beberapa mata pelajaran produktif di SMK, bisa menjadi guru.

Dikatakan Kepala Disdikbud Kaltara Teguh Henri Sutanto, Disdikbud Kaltara masih membutuhkan penambahan guru produktif SMK atau guru yang memiliki keahlian sesuai mata pelajaran yang diajarkan.

“Banyak guru produktif SMK di Kaltara mulai memasuki masa pensiun. Ini yang menjadi perhatian. Kita ingin lulusan PTN bisa mengajar di SMK,” harapnya, Minggu (13/2).

Kekurangan tersebut juga disebabkan terbatasnya PTN, dalam menghasilkan guru produktif SMK. Padahal, guru produktif jelas sangat dibutuhkan. Tidak semua PTN punya jurusan teknik. Misalnya teknik mesin, teknik elektro, dan teknik bangunan. “Memang terbatas guru dengan keahlian khusus. Di Universitas Mulawarman (Unmul) dan Universitas Borneo Tarakan (UBT) saja tidak ada. Yang ada itu, di luar Kaltara maupun Kaltim. Seperti  di Yogyakarta ataupun Makassar,” jelasnya.

Disdikbud Kaltara saat ini mencari solusi mengatasi kekurangan guru produktif. Salah satunya bekerjasama dengan PTN, untuk menjadikan lulusan kampus sebagai tenaga honorer.

“Dengan menjadi tenaga honorer, maka guru itu dapat mengikuti seleksi menjadi guru PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja),” imbuhnya. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru