TANJUNG SELOR – Kecelakaan maut yang menewaskan pelajar SMAN 1 Tanjung Selor, MNR (18), pada Minggu (29/10) malam lalu, mulai sedikit menemui titik terang.
Pihak kepolisian telah memintai keterangan sejumlah saksi. Termasuk salah satunya, sopir truk yang terlibat kecelakaan. Kapolresta Bulungan Kombes Pol Agus Nugraha melalui Kasi Humas Bripka Hadi Purnomo mengungkapkan, belum bisa menyimpulkan apakah peristiwa ini termasuk kategori tabrak lari atau bukan.
“Saat ini, melalui Unit Laka dari Satlantas, masih mengumpulkan keterangan sejumlah saksi. Termasuk membuka rekaman CCTV di lokasi kejadian,” ungkapnya, kemarin (2/11).
Melalui Unit Laka, menurut dia, masih mendalami asal muasal penyebab terjadinya kecelakaan hingga merenggut nyawa. “Termasuk sudah memeriksa sopir truk. Tapi sementara masih sebagai saksi. Jadi belum ada perkembangan, namun sudah naik LP (laporan),” tutur Hadi.
Seperti diketahui, kecelakaan maut terjadi di Jalan Sengkawit Tanjung Selor, Bulungan, pada Minggu (29/10) malam sekitar pukul 22.40 Wita. Saat itu, belum diketahui identitas korban. Hanya diiinfokan, seorang pria dengan ciri memiliki postur tubuh gempal tewas di tempat, setelah diduga menjadi korban tabrak lari.
Belakangan teridentifikasi, mengendara sepeda motor scoopy dengan nomor polisi KU 2950 AB yang meninggal dunia tersebut adalah MNR, pelajar di salah satu sekolah di Tanjung Selor. (kn-2)


