TANJUNG SELOR – Pembentukan maupun alih status terhadap Komando Daerah Militer (Kodam) Kalimantan Utara (Kaltara) maish diupayakan. Komando Resor Militer (Korem) 092/Maharajalila digadang-gadang akan beralih status menjadi Kodam.
Pasalnya usulan tersebut sudah masuk di Markas Besar TNI-AD. Danrem 092/Maharajalila Brigjen Adek Chandra Kurniawan mengatakan, usulan Kodam Kaltara saat ini dalam tahap kajian untuk bisa direalisasikan. Mengingat, masih ada penilaian dari Mabes AD (Markas Besar Angkatan Darat) yang harus menentukan, apakah Korem 092/Maharajalila memenuhi kriteria menjadi Kodam.
“Memang prosesnya cukup panjang. Kami di Korem masih menunggu dan terus berkoordinasi,” terangnya, Senin (11/12).
Saat ini, Korem 092/Maharajalila masih dibawah naungan Kodam IV Mulawarman, yang mendefinisikan peran dan tanggung jawab tetap Korem. Apabila kenaikan status tersebut disetujui, maka akan ada persiapan yang harus dilakukan oleh Korem. Namun, masih terdapat kesiapan yang tidak dapat dihindari.
“Salah satu peran yang harus diambil, pengaman ibu kota negara. Karena Kodam IV Mulawarman yang menjadi pengaman saat ini kemungkinan beralih ke status yang berbeda,” ujarnya.
Sebagai pengawal di beberapa daerah di Indonesia, Kodam memiliki tanggung jawab penting. Untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah yang dilindungi. Untuk menjadi Kodam, Korem 092/Maharajalila harus memenuhi beberapa kriteria, seperti struktur organisasi, kemampuan anggaran, dan pengalaman yang cukup.
Kenaikan status Korem 092/Maharajalila menjadi Kodam jika disetujui, diyakini menguntungkan seluruh pihak. “Ini akan meningkatkan kemampuan Korem dalam pengawasan wilayah, pemantauan situasi keamanan dan penanganan bencana alam. Kami berharap, agar Korem 092/Maharajalila memenuhi kriteria yang diperlukan untuk menjadi Kodam,” harapnya. (kn-2)


