TANJUNG SELOR – Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 kilogram (kg) di Kabupaten Bulungan menjadi perhatian Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (KUKMPP) Bulungan.
Pasalnya, BBM dan LPG 3 kg tersebut alami kenaikan karena stok yang kurang. Hal itu diketahui setelah dilakukan pemantauan di lapangan oleh tim pada Rabu lalu (2/3). Kepala Bidang Perdagangan Dinas KUKMPP Bulungan Murtina pun membenarkan adanya kenaikan dan ketersediaan BBM maupun LPG 3 kg yang menipis.
Selain mengecek ketersediaan BBM dan LPG, pihaknya juga menekankan agar para agen tidak melayani pengecer. Sebab tidak dibenarkan, baik LPG maupun BBM dijual eceran.
“Kalau untuk elpiji yang kita inginkan, mereka bisa mengawasi pangkalan yang ada dibawahnya. Kemudian kita menindaklanjuti adanya usulan rekomendasi bagi nelayan, untuk mendapatkan BBM jenis Pertalite,” terang Murtina saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Kamis (3/3).
Terhadap BBM, lanjut dia, dikarenakan Pertalite bukan merupakan BBM subsidi. Sehingga tidak perlu ada rekomendasi, ketika ada nelayan yang membelinya. Karena semua bisa mengakses untuk membeli BBM tersebut. Rekomendasi dimaksudkan untuk alat verifikasi bagi nelayan yang membeli di SPBU. Agar BBM yang dibeli tidak disalahartikan.
“Jangan sampai ada yang mengaku nelayan padahal bukan nelayan. Dua SPBU yang kita datangi juga memastikan BBM aman. Tetapi di SPBU Jalan Sengkawit, informasi dari managernya, ada satu kendaraan pengangkut BBM yang mengalami kerusakan. Sehingga dimungkinkan terkendala untuk segera tiba di Bulungan,” jelasnya.
Untuk memperlancar penyaluran dan pengangkutan, pihaknya mengeluarkan edaran tentang prioritas BBM terhadap truk pengangkut elpiji. Kepada pihak SPBU Sengkawit, mobil agen pengangkut elpiji tidak perlu mengantre untuk mengisi BBM. Jika mengantre dan lama, maka berimbas ke masyarakat dan terlambat pengiriman elpiji tersebut.
“Yang kita inginkan, semua berjalan dengan baik. Tidak ada pengiriman elpiji yang terlambat. BBM stabil dan tak ada kendala,” harapnya. (kn-2)


