Wednesday, 24 June, 2026

Tahun Depan Butuh Rp 30 Miliar

TANJUNG SELOR – Pengerjaan fisik Hutan Kota Bunda Hayati di Jalan Sengkawit Tanjung Selor, dengan mengambil konsep Kebun Raya tahun ini masih belum rampung total. Direncanakan, tahun depan pengerjaan fisik masih tetap dilanjutkan.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan (Bappeda-Litbang) Bulungan Iwan Sugianta mengatakan, pengembangan Hutan Kota akan dilakukan secara bertahap. Mengenai target pekerjaan, tahun ini dipastikan sudah tuntas.

“Iya, untuk pengerjaan Kebun Raya pengerjaan tahun 2022 sudah selesai dengan menelan anggaran Rp 8,6 miliar. Tahun depan, pemda kembali mengalokasikan anggaran untuk kegiatan pekerjaan lanjutan pengembangan fisik Hutan Kota,” terang Iwan, beberapa waktu lalu.

Menurut Iwan, alokasi anggaran untuk tahun diperkirakan cukup besar. Jika dibandingkan pengerjaan di tahun ini. “Tahun depan anggarannya cukup besar sekitar Rp 30 miliar. Bersumber dari Dana Bagi Hasil Dana Reboisasi (DBH-DR). Untuk pekerjaan, masih akan dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR) Bulungan,” tuturnya.

Untuk pengerjaan tahun 2023 bakal difokuskan pada pembuatan Detail Engineering Design (DED) untuk pengembangan Hutan Kota. Selanjutnya pekerjaan akses jalan. Karena yang ada saat ini, masih dalam tahap proses penimbunan. Termasuk, akan ada pengerjaan berupa penyempurnaan embung yang dilakukan DPU-PR Bulungan.

Pengerjaan Hutan Kota menjadi Kebun Raya, masih berkolaborasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Tahun depan, akan ada pengerjaan lanjutan Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

“DLH Bulungan akan membangun beberapa sarana dan prasarana pendukung di Hutan Kota,” ujarnya.

Secara terpisah, Ketua DPRD Bulungan Kilat menambahkan, pengerjaan fisik Kebun Raya agar tepat sasaran, tepat guna dan tidak mengabaikan aspek penting dari kawasan hutan itu.

“Kita mendorong, supaya pengerjaan fisik Kebun Raya sesuai asas manfaat yang telah direncanakan sebelumnya. Karena, pengolahan kawasan hutan jika dimanfaatkan dengan baik, akan memberikan manfaat bagi daerah dari sisi pendapatan,” tuturnya.

Dengan anggaran yang besar, terutama di tahun depan diharapkan hasilnya sesuai ekspetasi. Sehingga, ada poin plus yang diberikan oleh masyarakat terhadap perkembangan kemajuan daerah. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru