Wednesday, 20 May, 2026

Tekan Inflasi Jadi Atensi Mendagri

TIDENG PALE – Pemerintah Pusat terus mendorong pemerintah daerah untuk menekan angka inflasi. Pasalnya, ketika pemda berhasil menekan laju inflasi, secara otomatis di tingkat pusat ikut melandai.

Di Kabupaten Tana Tidung (KTT), pasokan sumber pangan sebagian besar masih mengandalkan dari daerah lain. Sehingga kenaikan sejumlah bahan pangan berpengaruh dengan adanya penyesuaian harga BBM.

Wakil Bupati KTT Hendrik mengatakan, hasil rapat melalui zoom meeting Mendagri banyak hal yang menjadi atensi. Di KTT yang notabene kedatangan bahan pangan, masih andalkan daerah lain. Sehingga cenderung harga sembako alami kenaikan. Seiring kebijakan pemerintah adanya penyesuaian tarif BBM.

“Di KTT, beberapa komoditas yang cenderung alami fluktuasi harga. Seperti cabai, sayuran, telur, daging ayam dan sejumlah komoditas lainnya,” ujar Hendrik, kemarni (25/10).

Pemda pun mendorong masyarakat untuk lebih kreatif memanfaatkan pekarangan rumah, agar menanam sayuran atau cabai. “Hal itu upaya antisipasi, ketika harga cabai lagi naik. Kebutuhan rumah tangga bisa andalkan cabai yang ditanam dipekarangan rumah. Sehingga dampak kenaikan cabai tak begitu terdampak,” tuturnya.

Secara umum, menurut Hendrik harga sejumlah komoditas sembako di KTT masih cenderung stabil. Belum ada kenaikan yang terlalu signifikan. Untuk memastikan angka inflasi cenderung stabil, pemkab berencana akan mengecek langsung di pasaran.

Selanjutnya, ada usulan untuk melaksanakan pasar murah, memantau langsung kelancaran arus distribusi pangan dan memastikan ketersediaan yang cukup di pasaran. Untuk mewujudkan hal tersebut, perlu kolaborasi dan koordinasi yang intens lintas sektoral.

“Harapan kita, angka inflasi di KTT bisa cenderung stabil dan memastikan ekonomi masyarakat berjalan normal. Serta memastikan ketersediaan bahan kebutuhan pokok masyarakat,” harapnya. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru