Monday, 25 May, 2026

Tertutup Eceng Gondok, Sungai Selor Dinormalisasi

TANJUNG SELOR – Kondisi Sungai Selor yang berada di Kecamatan Tanjung Selor, sudah beberapa kali dilakukan upaya pembersihan. Namun, saat ini sungai tersebut kembali tertutup tumbuhan eceng gondok.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) berupaya untuk lakukan pembersihan dengan menjalin kerja sama Komando Resor Militer (Korem) 092/Maharajalila. Termasuk bakal melibatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan, dikarenakan merupakan kewenangan Kabupaten Bulungan.

Menurut Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang, pertumbuhan eceng gondok yang sangat cepat, mengakibatkan kembali menutupi permukaan air sungai. Sehingga perlu adanya kegiatan di lokasi tersebut untuk merevitalisasinya. Agar sungai ini bisa berfungsi seperti semula.

“Informasinya, dulu speedboat reguler pernah melintas dan menurunkan penumpang di Sungai Selor. Ini bisa kembali difungsikan. Untuk itu perlu penanganan dan tanggungjawab bersama,” terangnya, Kamis (13/7).

Apalagi dulunya sungai ini memiliki daratan yang menjorok ke sungai, sehingga wilayah tersebut dinamakan Tanjung Selor. Proyeksi ke depan, setelah dilakukan revitalisasi maka di sepanjang Sei Buaya akan dijadikan pusat Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan tempat berekreasi bagi masyarakat.

“Normalisasi sungai bentuk upaya kita meningkatkan prasarana pengendalian banjir pada kawasan perkotaan,” imbuhnya.

Kepala Dinas PUPR Perkim Kaltara Helmi menambahkan, sungai yang akan dilakukan normalisasi dengan bekerjasama Korem 092/Maharajalila memiliki panjang 7 kilometer.

“Kita siapkan APBD senilai Rp 5 miliar yang akan dikerjakan hingga akhir tahun 2023,” singkatnya.

Sementara itu, ditunjuk sebagai eksekutor dalam membersihkan Sungai Selor dari gulma eceng gondok, Korem 092/Maharajalila akan mengerahkan seluruh prajuritnya.

Danrem 092/Maharajalila Brigjen TNI Ari Estefanus mengakui, akan menurunkan 1 SSK (Satuan Setingkat Kompi) baik dari Korem maupun Kodim untuk membersihkan Sungai Selor dan bekerjasama dengan OPD di Pemprov Kaltara.

“Salah satu tugas dari TNI (Tentara Nasional Indonesia) Angkatan Darat (AD) dalam tugas operasi militer selain perang dan menjaga kedaulatan negara. Yakni membantu pemerintahan yang ada di daerah. Inilah wujud kami berupa operasi bakti, dengan cara normalisasi Sungai Selor di Kabupaten Bulungan,” ungkapnya.

Sebelum perjanjian kerja sama ini, telah melihat dan meninjau ke lokasi. Penyempitan Sungai Selor disebabkan rumput dan eceng gondok yang menutupi aliran sungai. Jika ini didiamkan, maka nantinya bisa menyebabkan banjir di sekitar.

“Ini kegiatan bagus sekali, sudah kita koordinasikan secara teknis dengan Dinas PUPR Perkim Kaltara,” imbuhnya.

Sebelum pelaksanaan kegiatan, pihaknya akan melaksanakan sosialisasi terhadap masyarakat di sekitar Sungai Selor. Jika ada nanti bangunan di aliran sungai, maka akan dibuka sesuai petunjuk teknis. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru