TARAKAN – Prestasi olahraga di Kota Tarakan diharapkan bisa terus lebih meningkat di kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Tarakan.
Harapan tersebut disampaikan Wali Kota Tarakan, Khairul usai menghadiri pelantikan KONI Tarakan masa bakti 2023-2027, kemarin (17/11). Semangat memajukan prestasi olahraga di Kota Tarakan harus ditunjukkan oleh pengurus KONI Tarakan, yang sudah dilantik. Apalagi, dikatakan Khairul, dalam waktu dekat ini KONI sudah memiliki gedung sekretariat yang baru.
Untuk itu, KONI Tarakan bisa mendorong dan memantau secara langsung terhadap cabang olahraga (cabor) yang melakukan pembinaan usia muda. “Dari seluruh cabor harus melakukan pembinaan terhadap bibit-bibit yang berlanjut. Karena atlet ini ada batas waktunya, makanya harus diganti dengan yang baru,” singkatnya.
Ketua KONI Tarakan Rukisah Saleh mengatakan, proses pelantikan yang baru saja dilalui merupakan salah satu dinamika organisasi. Namun yang terpenting pengurus KONI Tarakan harus segera melakukan konsolidasi internal. Untuk membahas beberapa program, dalam peningkatan prestasi ke depannya. Apalagi akan dilangsungkan PON XXI Aceh-Sumatera Utara tahun 2024.
“Ada beberapa cabor yang sudah lolos ke PON dan itu rata-rata pembinanya dari Tarakan,” ungkapnya.
Diakui Rukisah, semua pengurus KONI Tarakan harus memiliki tanggung jawab moral dalam meningkatkan prestasi para atlet. Sehingga apa yang dibebankan oleh Wali Kota Tarakan, bisa diwujudkan oleh pihaknya. Di kepengurusan masa bakti 2023-2027, Rukisah sudah melakukan perampingan jumlah pengurus.
“Arahan pak Walikota, jangan organisasinya gemuk namun minim karya,” tegasnya. Sementara itu, hal senada diungkapkan Ketua KONI Kaltara, Muhammad Nasir terhadap pengurus KONI Tarakan yang baru saja dilantik. KONI Tarakan harus mengambil peran lebih banyak, dalam memantau cabor yang melakukan pembinaan. Sehingga prestasi di bidang olahraga akan selalu di raih Tarakan. Baik di tingkat provinsi maupun di tingkat nasional, bahkan hingga ke tingkat internasional.
“Tarakan ini juara umum di Porprov 2022 lalu. Maka yang berangkat di Pra PON itu adalah atlet Tarakan,” ungkapnya.
Dalam pembinaan atlet, Nasir memastikan akan terus membantu KONI Tarakan. Maka dari itu, semua program pembinaan yang dilakukan KONI Tarakan bisa lebih sinergi dengan program yang dilakukan KONI Kaltara. Bahkan KONI Kaltara siap mendukung dalam hal memberikan anggaran kepada atlet Kota Tarakan, dalam melakukan pembinaan.
Selama ini KONI provinsi selalu mendukung anggaran terhadap turnamen yang berbentuk antarkabupaten/kota. Tujuannya untuk membuat atlet itu berlatih lagi. Dalam mewujudkan prestasi olahraga di Tarakan, terhadap KONI Tarakan harus bekerjasama dengan Pemkota Tarakan dan semua stakeholder yang ada.
“Secara organisasi kita tidak bisa jalan sendiri. Semua harus kerja sama yang baik, komunikasi yang baik. Sehingga kita bisa bersatu dalam merencanakan kegiatan ke depannya,” harap Nasir. (kn-2)


