Monday, 27 April, 2026

Warga Keluhkan Akses Utama Sulit Dilalui

TARAKAN – Kondisi Jalan Dr Soetomo, Kelurahan Karang Balik mengalami kerusakan berat. Setelah dilakukan pengerjaan drainase di sepanjang ruas jalan tersebut.

Warga sekitar pun mengeluhkan kesulitan melewati jalan, yang merupakan akses utama, jika cuaca sedang hujan. Jalan berlubang dan lebih rendah dari drainase mengakibatkan air tergenang.

Salah seorang warga Sukirno mengaku, terpaksa harus mengendarai motornya di atas gorong-gorong. Lantaran jalan yang berlubang cukup dalam dan ada beberapa batu di sepanjang ruas jalan. Bahkan, ia mesti bergantian dengan pengendara lain yang melintas di atas gorong-gorong.

“Jadi bergantian lewat di atas. Kalau ada motor dari arah berlawanan ya kita tunggu lewat dulu atau jalan pelan-pelan, supaya tidak tertabrak. Apalagi kalau hujan, sudah pasti banjir dan ini terjadi sudah bertahun-tahun. Biar hujan tidak terlalu deras, tetap banjir,” keluhnya, Jumat (4/3).

Terkait rusaknya jalan ini, Lurah Kelurahan Karang Bali Abdul Wahab sudah mengirimkan surat kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan (DPUP) Tarakan. Dalam suratnya, disebutkan Jalan Dr Soetomo merupakan akses utama yang merupakan objek vital, namun mengalami kerusakan berat.

Akibatnya, menyulitkan bagi pengguna jalan. Baik itu pejalan kaki, pengguna kendaraan roda dua maupun roda empat. Ia mengakui, pernah terjadi kecelakaan pengguna kendaraan bermotor dan merugikan warga yang memiliki usaha di sekitar jalan.

“Hal ini sebelumnya diakibatkan karena pekerjaan siring atau drainase, program penanganan banjir belum selesai sepenuhnya. Sehingga mengakibatkan kerusakan pada jalan, berdampak buruk pada aktivitas warga,” ungkapnya.

Dalam suratnya tersebut, Wahab meminta dinas terkait melakukan peninjauan kondisi jalan. Termasuk melakukan pembenahan yang diperlukan dalam waktu secepatnya. Ia menilai hingga saat ini perkembangan pengerjaan drainase program penanganan banjir, dalam kondisi tidak berjalan atau tidak ada kegiatan pengerjaan.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bidang Bina Marga DPUP Tarakan Abdul Rokhim mengatakan sudah ada rencana kegiatan perbaikan di Jalan Dr Soetomo tahun ini. Bentuk penanganannya berupa perbaikan saluran dan penimbunan untuk agregat sementara.

Selanjutnya akan dilakukan pengaspalan. Pihaknya akan melakukan koordinasi dengan bagian penanganan banjir. “Pengaspalan nanti setelah diperbaiki saluran airnya. Kalau di aspal sekarang, tidak bisa bertahan lama, jadi sia-sia saja. Programnya perbaikan saluran dulu. Baru agregat untuk pengerasan, selanjutnya kalau sudah dianggap padat, baru bisa diaspal,” bebernya.

Sebenarnya peninjauan lapangan sudah sering dilakukan, pengerjaan drainase juga merupakan pekerjaan DPUP. Sehingga dari bidang pengairana sudah mengetahui kondisi geografis di lapangan. Hanya saja, lanjut dia, yang menjadi kendala karena proses pengadaan, pengawasan dan pelaksanaan lewat tender. Sehingga memakan waktu lama.

Tapi tetap sudah berproses. Pemerintah kota sudah menyikapi dan ada pengalokasian anggaran. Tinggal pelaksanaan pengadaan saja. “Kalau anggaran kita belum bisa estimasi, perbaikan siring dan pengerasan sudah dipastikan tahun ini. Tahun ini belum tuntas perbaikannya, karena anggarannya sangat besar, lebih Rp 1 miliar,” tuturnya. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru