Wednesday, 22 April, 2026

1 THM Sementara Dilarang Beroperasi

TARAKAN – Polisi masih mendalami dugaan perkelahian di salah satu tempat hiburan malam (THM) di Kelurahan Kampung Satu Skip pada Sabtu (4/2) malam lalu. Sehingga saat ini THM tersebut dilarang beroperasi.

Dari pantauan media ini, tidak ada aktivitas menonjol sekitar pukul 12.00 Wita, Rabu (8/2). Di depan pintu utama dan di pekarangan THM dipasangi garis polisi. Salah seorang saksi berinisial WW mengaku, mendengar suara tembakan dari dalam THM.

Selang beberapa menit kemudian, ada puluhan pria yang berkelahi dengan kelompok lain. “Aku lihatnya tuh mau pukul-pukulan memang. Tapi banyak yang pisahkan juga. Tapi engga ada yang menembak di luar,” singkatnya.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Tarakan AKBP Ronaldo Maradona T.P.P Siregar membenarkan, pemberian garis polisi dan telah menerima laporan. Pihaknya pun telah melakukan langkah-langkah hukum dan mengamankan beberapa pelaku.

“Sudah ada orang yang ditangkap. Ada juga yang diperiksa. Perkembangannya akan saya sampaikan sebagai akuntabilitas kepada publik,” tegasnya.

Terdapat pula korban dari dugaan pengeroyokan yang saat ini kondisinya sudah membaik. Untuk prosedur lainnya, seperti visum pihaknya telah lakukan di awal penyelidikan.

“Kalau keterangan tersangka masih kami dalami, untuk membuka keseluruhan identitasnya (pelaku lain). Saat ini korban yang baru melapor cuma satu orang,” ungkap Kapolres.

Atas dugaan ini, pelaku bisa disangkakan Pasal 170. Ia melanjutkan, sejauh ini pihaknya telah melakukan pengecekan dari berbagai aspek termasuk CCTV yang ada di THM tersebut, guna mendeteksi wajah pelaku lain.

“Police line itu bagian dari pengamanan kami di TKP. Setiap kejadian seperti itu tetap kami tindak tegas sesuai prosedur. Untuk pelanggaran lain yang kami temukan masih didalami,” ujarnya.

Pihaknya meyakini ini akan menjadi sorotan publik. Atas kejadian ini, ia menjelaskan dalam mendatangi THM bukan dijadikan ajang untuk membuat gaduh.

“Kami harus jaga itu sama-sama. Jangan ada perbuatan yang memunculkan konflik. Kami dari Polres Tarakan langsung melakukan respons baik dan sesegera mungkin. Semoga kami bisa ungkap semua pelaku, karena diduga bukan hanya satu orang,” tuturnya. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru