Thursday, 30 April, 2026

Bupati Bulungan Meminta Kafe Bisa Pasang Barcode Pedulilindungi

TANJUNG SELOR – Bupati Bulungan Syarwani meminta protokol kesehatan bisa diterapkan maksimal bagi semua kalangan. Termasuk terhadap para pelaku usaha yang beroperasi di wilayah Bulungan.
Jadi, tidak hanya mengandalkan dari sisi hulu pemerintahnya saja melalui Satuan Tugas (Satgas) Penangganan Covid-19. Tetapi, semua stakholder harus bersatu padu menegakan disiplin protokol kesehatan (Prokes). Termasuk pelaku usaha, seperti kafe atau angkringan yang beroperasi di malam hari.

Syarwani telah meminta BPBD untuk mengumpulkan para pelaku usaha. “Mudah-mudahan nanti bisa menghasilkan solusi dan upaya bersama. Dalam menekan laju penyebaran Covid-19 di Bulungan,” terang Syarwani, kemarin (23/2).

Selain itu, beberapa kafe akan dipasang barcode aplikasi Pedulilindungi. Sehingga ketika ada pengunjung kafe, langsung di scan lewat aplikasi tersebut. Adanya barcode ini, kata Bupati, untuk mastikan tingkat persentase kedatangan pengunjung.

“Ini bagian upaya memudahkan dalam verifikasi. Pemasangan barcode nantinya, akan disediakan oleh pemerintah melalui BPBD,” tutur Syarwani.

Bupati menekankan, setiap pengunjung kafe sudah seharusnya mematuhi protkes. Termasuk, pemilik kafe menyediakan tempat cuci tangan dan batas jarak pengunjung. Jika mengaju pada PPKM Level III, jam operasional kafe mestinya ada batas hingga pukul 22.00 Wita. Akan tetapi, perlu dipahami kondisi di daerah. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru