Wednesday, 27 May, 2026

Fokus Persiapkan Atlet Pra PON

TARAKAN – Kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kaltara masa bakti 2023-2027, diharapkan ke depannya bisa lebih bersemangat dalam memajukan olahraga Kaltara.

Pasalnya, pengurus KONI Kaltara masa bakti 2023-2027 akan dilantik oleh Ketua KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, pada Selasa (27/6) pekan depan.

“Pengurus yang masuk dalam tatanan organisasi KONI, harus berjiwa besar dan bersemangat tinggi dalam meraih prestasi. Baik itu di Pra PON dan PON Sumut-Aceh mendatang,” pesan Ketua KONI Kaltara Muhammad Nasir, Kamis (22/6).

Selain terhadap pengurus KONI Kaltara, Nasir juga berharap semua cabor yang ada dibawah naungan KONI Kaltara bisa memberikan hasil yang terbaik bagi Kaltara. Bahkan dalam pelantikan kepengurusan KONI Kaltara yang baru, pihaknya akan mengundang Pengurus Provinsi (Pengprov) cabor.

“Kami ada imbauan untuk persiapan atlet yang akan dikirim ke Pra PON. Yang dianggap tak bisa bersaing dengan daerah lain, lebih baik menunda. Supaya kami juga tidak membuang biaya,” ungkapnya.

Dengan adanya Porprov I Kaltara yang sudah dilaksanakan, harusnya bisa menjadi titik acuan cabor bisa membandingkan dengan atlet di daerah lain. “Kami selalu mengapresiasi dukungan Pemprov Kaltara selama ini, yang selalu mendukung KONI Kaltara,” tuturnya.

Menanggapi ini, Ketua Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kaltara, Eliazar Simon mengatakan, kepengurusan KONI Kaltara yang nantinya akan dilantik, selanjutnya mempersiapkan program jangka pendek. Salah satunya dalam waktu dekat mempersiapkan atlet jelang Pra PON. Selanjutnya berkoordinasi dengan pengurus cabor provinsi terkait keikutsertaan atlet.

“Ini momen Pra PON, kami harap pengurus KONI Kaltara intens berkomunikasi dengan Pengprov. Terkait dukungan anggaran ini sangat penting. Kami harap di Anggaran Perubahan dukungan anggaran dari Pemprov Kaltara bisa maksimal. Ini juga penentuan kita untuk menuju PON Sumatera Utara dan Aceh,” tegasnya.

Disinggung terkait adanya cabor yang belum bisa bersaing pada ajang Pra PON, SIWO PWI Kaltara berharap ada kesepahaman bersama antara KONI Kaltara dan pengurus cabor. Jika tidak, dikhawatirkan ada kecemburuan antara pengurus cabor. Sehingga akan berdampak pada performa atlet untuk membawa nama Kaltara.

“Ini juga yang dikhawatirkan. Kalau tidak ada komunikasi dan kesepahaman, bisa-bisa atlet asal Kaltara berpindah dan memperkuat daerah lain. Tapi nanti sama-sama kita lihat kekuatan anggaran dan rapat kerja KONI Kaltara selanjutnya,” tuturnya. (kn-2)

Artikel SebelumnyaTPK di Kaltara Menurun
Artikel SelanjutnyaKesulitan Lakukan Pengawasan

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru