TARAKAN – Wacana pengembangan terminal penumpang Pelabuhan Malundung Kota Tarakan, akan dilakukan pada 2024 mendatang. Pengembangan yang akan dilakukan masih berupa tahap renovasi.
Kondisi terminal yang ada saat ini dikatakan General Manager PT Pelindo IV Regional Tarakan Rio Dwi Santoso masih terbilang layak. Namun untuk melakukan perbaikan atau penambahan, masih harus melihat Rencana Kerja dan Anggaran (RKA).
“Ada proses administrasinya. Kalau biayanya besar ada investasi. Itupun dari kami yang usul dan digodok di pusat, untuk menambah servis ya di pelabuhan,” jelasnya, Jumat (20/10).
Namun, ia tak begitu mendesak direksi pusat untuk mengabulkan usulan dari Pelabuhan Malundung Tarakan. Dikarenakan masih terdapat potensi kebutuhan pelabuhan di wilayah lain yang menjadi prioritas.
“Tapi yang kami jamin, terminal penumpang itu masih layak sampai nanti. Ini kita mau meningkatkan kualitas layanan saja,” imbuh Rio.
Pengusulan pengembangan fasilitas terminal penumpang ini, baru akan pihaknya lakukan tahun depan. Hingga saat ini, pihaknya masih menunggu desain terminal penumpang dan rencana biaya yang akan dikeluarkan nantinya.
Saat ini, kapasitas terminal penumpang Pelabuhan Malundung Tarakan sekitar 1.000 orang. Jika nantinya ada pengembangan, maka akan terdapat penambahan luas terminal penumpang. Nanti, pihaknya akan mengambil konsep stasiun peninggalan Belanda yang dimodif agar penumpang menjadi nyaman.
“Fasilitas sudah cukup. Ada juga Ombudsman yang melakukan koreksi ke pelabuhan. Mereka punya wewenang mengawasi layanan, kita minta memberikan masukan juga. Paling tidak requirement bisa kita penuhi,” ujarnya. (kn-2)


