Monday, 4 May, 2026

Produksi Beras Lokal Menurun

TANJUNG SELOR – Adanya penurunan produksi beras lokal pada seluruh daerah di tahun 2023. Hal tersebut berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Utara. Secara total, produksi beras diprediksi turun hingga 3,6 ribu ton dibandingkan tahun 2022.

Untuk diketahui, luas lahan baku sawah di Kaltara tercatat 11.922 hektare. Luasan ini menempatkan Kaltara berada di urutan 4 terendah secara nasional. Menurut Kepala BPS Kaltara Mas’ud Rifai, merosotnya produksi beras terlihat dari penurunan luas panen padi yang mencapai 22,34 persen pada Januari-September 2023 atau dari 7.671 hektare menjadi 5.881 hektare.

Luas panen padi di akhir tahun, diprediksi mengalami penurunan dari 933 hektare menjadi 751 hektare. Sehingga total penurunan luas panen padi tahun 2023 diperkirakan mencapai 2.000 hektare.

“Potensi  sepanjang tiga bulan ke depan perlu dijaga. Agar tak terjadi penurunan yang lebih signifikan,” pinta Mas’ud, belum lama ini.

Sementara itu, produksi padi sepanjang Januari-September 2023 tercatat sebesar 21.525 ton atau turun 5.623 ton dari periode sama tahun lalu. Prakiraan produksi padi di akhir tahun pun akan turun 563 ton.

“Total produksi padi 2023 diprediksi 24.347 ton, turun 6.186 ton atau sekitar 20,26 persen,” imbuhnya.

Apabila dikonversi menjadi beras, angka yang tercatat pada Januari-September 2023 sebesar 12.761 ton atau turun 3.334 ton, dari periode sama tahun sebelumnya dengan 16.095 ton. Kemudian potensi produksi beras pada akhir tahun hanya 1.673 ton.

“Sehingga total produksi beras pada 2023 diperkirakan 14.433 ton, atau mengalami penurunan 3.668 ton, dibandingkan produksi beras pada 2022. Yang sebesar 18.101 ton, persentase penurunan di angka 20,26 persen,” ungkapnya. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru