Friday, 10 April, 2026

Ketua DPRD Kaltara Resmi Berganti

TANJUNG SELOR – Ketua DPRD Kaltara periode 2019-2024, resmi berganti dari Norhayati Andris, kini dijabat Albertus Stefanus Marianus.

Dalam pelantikan yang terlaksana di Gedung DPRD Kaltara, Kamis (17/3), mantan Ketua DPRD Kaltara Norhayati Andris tidak hadir. Ketua DPRD Kaltara Albertus Stefanus Marianus mengharapkan dukungan dan kerja sama semua pihak, dalam mengemban amanah dan tugas yang diberikan.

“Kepada seluruh anggota DPRD dapat menyesuaikan diri dan berupaya menjalankan tugas dan fungsi lembaga, dengan penuh tanggung jawab,” ungkapnya.

Ia juga akan berupaya memberikan kontribusi positif. Guna terwujudnya peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Setelah ini saya akan mempelajari yang diperlukan. Apalagi, saya baru dilantik. Tentu akan lakukan penyesuaian,” imbuh Albertus.

Dalam tugasnya sebagai Ketua DPRD Kaltara, lanjut Albertus, akan ada beberapa hal yang ditambahkan dalam tugas. Dengan tetap melanjutkan tugas yang sebelumnya dikerjakan Norhayati Andris.

“Dalam hal memperbaiki kinerja, ada yang belum dikerjakan akan dilanjutkan. Termasuk permasalahan minyak goreng ini adalah pekerjaan rumah,” tuturnya.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Utara Zainal Arifin Paliwang mengungkapkan, pelantikan Ketua DPRD Kaltara merupakan upaya demokrasi dalam menjaga kesinambungan. Penggantian Ketua DPRD Kaltara merupakan hal yang lumrah, dalam proses demokrasi yang dinamis.

“Saya mengajak kita semua meningkatkan sinergi dan kerja sama. Guna menjadikan Kaltara berubah, maju dan sejahtera,” singkatnya.

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI P) Kaltara meminta, agar dapat menjalankan tugas dengan baik sebagai Ketua DPRD Kaltara maupun petugas partai.

Hal itu diungkapkan Ketua DPD PDI Perjuangan Kaltara Jhonny Laing Impang saat ditemui usai menghadiri pelantikan Ketua DPRD Kaltara sisa jabatan 2019-2024. Dengan dilantiknya Albertus Stefanus Marianus, DPD PDIP Kaltara berharap tugas yang diberikan bisa dijalankan dengan maksimal.

“Pimpinan DPRD baru itu harus bisa memberikan yang terbaik, pelayanan terbaik serta menjalankan fungsi dewan,” terangnya.

Menurutnya, bergantinya dari Norhayati Andris kepada Albertus, bukanlah hal yang dadakan. Sebab hal itu melalui proses panjang. “Yang ini harus lebih baik. Yang kemarin baik, namun harus lebih baik lagi yang sekarang,” pintanya.

Jika sudah diputuskan harus dipatuhi. Ini namanya berdemokrasi. Diinternal PDI Perjuangan tidak ada masalah. Jabatan ketua ini, hanya mutasi jabatan karena tugas dari DPP.

Ia juga menyinggung tidak hadirnya Norhayati pada pelantikan tersebut. Menurutnya, Norhayati bisa hadir sebagai salah satu bentuk sinergitas dan dukungan terhadap lembaga DPRD Kaltara. “Alangkah baiknya jika Norhayati Andris hadir. Namun mungkin sedang sibuk atau ada kegiatan lain yang tidak bisa ditinggalkan,” tutupnya. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru