Tuesday, 14 April, 2026

Bisa Beli Minyak Goreng Asal Divaksin

TARAKAN – Dalam percepatan vaksinasi booster presisi yang diselenggarakan Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Korps Kepolisian Air dan Udara (Polairud) Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Utara (Kaltara) turut menggelar pemberian suntik vaksin di Mako Ditpolairud, Kamis (17/3).

Uniknya, warga yang usai divaksin diperkenankan untuk membeli minyak goreng subsidi. Hal itupun membuat warga sangat antusiasi mengikuti vaksinasi. Kapolda Kaltara Irjen Pol Daniel Adityajaya melalui Direktur Polairud Polda Kaltara Kombes Pol Bambang Wiriawan menegaskan, pelaksanaan vaksinasi booster ini menyasar masyarakat umum dengan droping jenis Pfizer sebanyak 500 dosis.

“Asalkan sudah vaksin dosis satu dan dua, sekarang kan sudah minimal 3 bulan. Sebelumnya masih 6 bulan,” ujarnya.

Selain vaksinasi booster, Polairud Polda Kaltara juga menggelar operasi pasar murah. Dengan menyediakan 1.500 liter minyak goring, harga yang terjangkau. “Kita dihadapkan dengan situasi kelangkaan minyak goring. Makanya kami kerja sama dengan Disperindag untuk harga Rp 10 ribu per liter. Mesti harga pasaran Rp 20 ribu ke atas kami tetap menjual Rp 10 ribu per liter,” sebutnya.

Adapun mekanisme pembelian minyak goring, harus vaksin terlebih dahulu dan mengambil kupon yang telah disediakan. Dalam pembelian minyak goreng ini, pihaknya melakukan pembatasan pembelian. Untuk mengantisipasi panic buying dari masyarakat. “Satu orang satu belinya. Tapi kalau peserta vaksinnya sedikit mungkin kita akan lebihkan, jadi dua maksimal pembelian,” jelasnya.

Pihaknya menegaskan akan menggelar lagi vaksinasi ataupun operasi pasar murah minyak goreng. Terpisah, Ketua RT 07 Kelurahan Juata Laut, Cudarsiah mengaku sangat terbantu dengan adanya operasi pasar murah minyak goreng ini.

“Saya vaksin satu dua tidak ada gejala. Ketiga ini kata perawatnya ada gejala demam. Persiapan saya sudah sarapan dari rumah. Semoga tidak ada gejala ke depan,” ucapnya.

Adanya minyak goreng bersubsidi ini sangat membantu masyarakat. Sebab ia bersama warganya merasa kesulitan mendapat minyak goreng akhir-akhir ini.

“Ada pasar murah ini, warga bisa datang ke sini, sekalian vaksin juga. Apalagi ini merek Kunci Mas di luaran bisa Rp 22 ribu. Kalau di sini Rp 10 ribu saja,” tuturnya. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru